
PIJARKEPRI.COM – Direktur RSUD Kepri Raja Ahmad Tabib, Elfiani Sandri mengatakan, RSUD Kepri juga menggunakan obat tocilizumab, obat yang digunakan untuk radang sendi dan obat-obat lainnya untuk menangani pasien Covid-19 dengan kondisi berat.
“Obat tocilizumab juga dicoba digunakan untuk kasus tertentu yang berat. Obat ini dipesan ke Jakarta, dan ada obat-obatan lainnya yang kami datangkan dari Singapura,” kata Elfiani kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri.
Dilansir Kantor Berita Italia AGI, menyebutkan, Ahli Onkologi, Profesor Paolo Ascierto menggunakan obat tocilizumab dalam pengobatan pasien Covid-19 pertama di Italia.
Obat tocilizumab digunakan untuk pasien Covid-19 secara bersama-sama di rumah sakit Cotugno, pusat referensi regional untuk darurat corona virus dan khusus dalam penyakit menular, di Italia.
Ia menyebutkan, tocilizumab menyembuhkan 50 pasien Covid-19 di seluruh Italia. Delapan dari 11 Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Fano dan Pesaro, Italia mengalami peningkatan kesembuhan setelah 24 jam.
“Hal yang sama terjadi di Cosenza dimana 2 pasien dirawat dengan cara yang sama, dan semua membaik,” ujar Ascierto.
“Bahkan di Modena mereka sangat puas,” tambahnya.
Profesor Ascierto mengatakan, sedangkan di Naples, dari 6 pasien yang dirawat dengan obat itu, 3 dinyatakan telah membaik, 2 stabil dan 1 orang meninggal dunia.
“Satu meninggal karena stres pernafasan yang sangat kuat,” jelas sang profesor.
Baca Juga : Gugus Tugas Covid-19 : Seruan Tegas Jaga Jarak dan Gunakan Masker
Ia menyimpulkan, obat yang digunakan untuk mengobati rheumatoid arthritis, tocilizumab, terbukti efektif dalam pengobatan pneumonia interstitial yang disebabkan oleh Covid-19, juga pada pasien lain yang dirawat di Italia dan tidak hanya pada kasus pertama yang dirawat di Naples.
“Karena itu, respon pertama tolicizumab untuk menghentikan peradangan paru adalah positif, Tentu saja, untuk memiliki data yang lebih andal, anda masih harus menunggu setidaknya seminggu, dengan harapan penggunaannya akan diperpanjang sebanyak mungkin,” ungkapnya.
Tim medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepri Raja Ahmad Tabib, di Tanjungpinang terus berupaya menyembuhkan pasien Corona Virus Desese 2019 (Covid-19) yang tengah mendapatkan perawatan di rumah sakit itu.
Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudiana, Sabtu (18/4), mengatakan, mendapatkan penjelasan penanganan medis pasien Covid-19 dari Direktur RSUD Kepri Raja Ahmad Tabib, Elfiani Sandri.
Elfiani Sandri mengatakan obat-obat yang digunakan RSUD dalam menangani pasien Covid-19 yakni oseltamivir tablet dan azitromisin tablet. RSUD Kepri juga memberikan obat-obatan tertentu untuk kasus pasien Covid-19 kondisi sedang dan berat.
“Obat-obatan yang tersedia di RS, adalah oseltamivir tablet dan azitromisin tablet. Tapi obat-obatan lainnya yang harus diberikan dibeli/diadakan oleh RS, terutama untuk kasus sedang – berat,” tulisnya, menjawab pertanyaan pijarkepri.com
Ia mengatakan, dalam penanganan pasien Covid-19, dokter memberikan terapi menurut standar yang dibuat oleh Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) yang juga mengacu pada standar WHO.
“Penanganan pasien Covid-19 adalah dengan memberikan pengobatan sesuai acuan, mengobati penyakit yang menyertai (komorbid), diit untuk pasien sesuai dengan komorbidnya, yang ditentukan oleh ahli gizi rumah sakit,” ujar Elfiani.
Hingga, Sabtu (18/4/2020), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Riau mendata angka pasien positif Covid-19 di daerah itu terus mengalami peningkatan dari hari ke hari.
Satgas Covid-19 Kepulauan Riau mendata sebanyak 52 orang positif Covid-19, sebanyak 230 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 2506 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 1167 Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 di daerah itu.
Sebanyak 6 pasien sembuh dari Covid-19, 7 pasien positif Covid-19 meninggal dunia, 4 PDP meninggal dunia on proses lab.
Pewarta : Aji Anugraha
Editor : Redaksi pijarkepri.com







