Masyarakat Antusias Urus Dokumen di Pelayanan Langsung Disduk Capil Lingga

Pelayanan di Kantor Disduk Lingga di Dabo Singkep.
Pelayanan di Kantor Disduk Lingga di Dabo Singkep.

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Masyarakat di Lingga, Kepulauan riau antusias mengurus berbagai dokumen pada pelayanan langsung yang diselenggarakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) Kabupaten Lingga, di kegiatan MTQ ke-VIII tingkat Kabupaten Lingga, di Kecamatan Senayang.

Tercatat sebanyak 562 dokumen yang dibuat masyarakat pada pelayanan lansung tersebut terdiri dari, 37 orang perekaman KTP-eL, 263 orang pencetakan KTP-eL, 83 Kartu Indetitas Anak (KIA), 17 pindah/datang, 110 Akta Kelahiran, 27 Akta Kematian, 10 Akta Perkawinan dan 15 berkas Legalisir Dokumen Kependudukan.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disduk Capil Lingga, Muhammad mengatakan, hasil dari pelayanan lansung yang dilaksanakan Disduk Capil Lingga di Kecamatan Senayang, sebanyak 562 dukomen yang dibuat masyarakat.

Ia menjelaskan, upaya pelayanan kependudukan secara langsung tersebut untuk menyadarkan masyarakat, bahwa pentingnya dokumen menjadi sebuah kebutuhan sangat sulit. Menurutnya, dengan adanya pelayanan langsung tersebut, masyarakat akan antusias membuat dokumen.

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat kita mulai sadar akan pentingnya sebuah dokumen,” ujarnya.

Muhammad mengatakan, pelayanan langsung tersebut tidak terlepas dari sosialisasi yang dilakukan Disduk Linhha secara terus menerus, dengan cara turun lansung ke desa-desa dan bekerjasama dengan perangkat desa, RT/RW untuk memberikan pemahaman tersebut.

Menurutnya selama ini masyarakat beranggapan yang penting ada Kartu Keluarga (KK) sudah cukup, padahal KK tersebut sewaktu-waktu harus dirubah, apakah itu status pendidikan maupun perubahan anggota keluarga.

“Pelayanan lansung ini tidak hanya pada MTQ ke-VIII saja, untuk pedataan dokumen ini Disduk Capil akan turun lansung kelapangan mengunjungi 82 desa di Lingga, hingga saat ini sudah 10 desa yang kita kunjungi, untuk kegiatan pemutahiran data penduduk berbasis KK dan perekaman KTP-eL,” kata Muhammad saat ditemui Pijarkepri.com di ruang kerjanya, Senin (9/3/2020).

Saat kita turun ke desa-desa ini, jelas Muhammad, ada perubahan yang akan Disdukcapil Lingga perbaharui, baik itu KK maupun KTP-eL. Ia mengatakan, setelah selesai diperbaharui Disdukcapil Lingga akan mengantar kembali ke desa masing-masing, sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mengambil dokumen yang mereka buat.

“Pembaharuan pada KK tersebut, terutama status pendidikan, karena yang sebelum masih SD mungkin sudah SMP, begitu juga yang SMA mungking sudah kuliah,” ujarnya.

Selain itu, kata Muhammad lagi, status anggota keluarga juga perlu diperbaharui, karena yang sebelumnya ibu-ibu di KK statusnya Ibu Rumah Tangga (IRT), tapi setelah kita turun ke lapangan, mereka juga bekerja untuk menopang ekonomi keluarga membantu suami, membantu mencari pendapatan tambahan dengan bekerja, seperti berjualan kue dan pekerjaan lainnya, itu yang nanti kita sesuaikan dalam KK.

Saat turun ke pulau-pulau pesisir, tambah Muhammad, bahkan kita dapati ada ibu-ibu yang kerjanya nelayan, ibu-ibu ini memang kerja mancing dan menjaring ke laut, tapi status di KK nya masih IRT, ini lah yang akan kita berikan hak nya sesui dengan pekerjaannya, sehingga jika nanti ada bantuan dari pemerintah, mereka juga bisa mendapatkannya, untuk itu, kami harap kepada masyarakat, dapat manfaatkan kesempatan ini, untuk memperbaharui dokumen mereka, dengan adanya Disduk Capil yang turun lansung kelapangan.

“Program pelayan keliling ini, tidak terlepas dari ke inginan Bupati Lingga, agar perwakilan atau mewakili pimpinan untuk datang ke desa-desa, supaya kita hadir di pintu rumah masyarakat, dan untuk itu Bupati menekan kan betul, sehingga mensuport anggarannya, Bupati menginginkan kita hadir ditengah masyarakat, karena dengan hadirnya kita, sama halnya juga Bupati hadir di masyarakat desa, karena pelayanan tersebut betul-betul gratis sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya apapun,” terangnya.

Sementara itu, Kasi Identitas Penduduk Disduk Capil Lingga, Eva Yusnita menyampaikan, masyarakat Senayang dan yang berada di pulau sekitar, sangat bersemangat dan antusiah untuk membuat atau memperbaharui dokumen mereka, dengan adanya layanan lansung Disduk Capil Lingga di MTQ ke-VIII di Kecamatan Senayang tersebut.

Mereka merasa, kata Eva lagi, sangat terbantu dengan adanya pelayanan lansung Disduk Capil di Senayang ini, karena jika harus mengurus langsung ke Kantor Disduk Capil yang ada di Dabo Singkep, tentu banyak sekali biaya yang harus mereka keluarkan, bahkan ada diantara mereka yang melihat lansung bagaimana kita mengerjakan data-data mereka.

“Pada kegiatan layanan lansung tersebut, ada juga warga suku laut yang datang, untuk mengurus KK dan KTP mereka, bahkan ada diantara mereka yang sudah terdata di Batam, namun mereka mau tetap menjadi warga Lingga, sehingga kita proses menarik ulang data mereka,” tutupnya. (Aci)

Pos terkait