Rumah Warga Bukit Asam Ludes Dilahap Sijago Merah saat Ditinggal

Andi Ardiansyah bersama Lurah, Babinkamtibmas, RT/RW di lokasi rumah yang terbakar.

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Ditinggal pergi, rumah Andi Ardiansyah (38) warga RT.01/RW.01 Bukit Asam, Kelurahan Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga ludes dilahap Si Jago Merah, Sabtu (22/2).

Andi mengaku tak mengetahui rumahnya terbakar, pada Sabtu (22/2). Padahal Ardi sejak Sabtu (22/2), pukul 14.00 WIB berada di rumahnya. Dia mengaku meninggalkan rumah dalam keadaan utuh dan baru mengetahui rumahnya terbakar, Senin (24/2).

Andi mengaku meninggalkan rumahnya dan tinggal di kediaman orang tuanya pada Sabtu, (22/2). Istrinya tidak berada di rumahnya saat itu.

“Mungkin rumah saya terbakarnya pada malam Minggu, karena hari Sabtu sampai siang saya masih di rumah, pagi tadi (Senin, 24/2) ketika saya pulang melihat rumah saya sudah hangus terbakar, api pun sudah padam dan perabot rumah pun tidak tersisa sedikit pun,” kata Andi saat di temui dirumahnya yang terbakar, Senin (24/2/2020) pagi.

Andi mengaku telah menempati rumah itu sejak tahun 2010 lalu, bersama istri dan seorang anaknya. Lokasi rumah Andi jauh dari pemukiman penduduk.

“Rumah kami ini memang jauh dari tetangga sekitar, sehingga saat kejadian terbakarnya rumah kami ini, warga tidak mengetahuinya,” terangnya.

Sementara itu, Lurah Sungai Lumpur, Ahmad Bayhaki saat ditemui dilokasi terbakarnya rumah Andi mengatakan, baru mengetahui rumah warganya terbakar setelah mendapat laporan dari RT/RW setempat.

Lurah yang akrab dengan sapaan Pak Bay itu mengatakan, kelurahan tidak mempunyai dana yang dikhususkan untuk musibah yang menimpa warga. Namun, kelurahan akan berupaya membantu warga yang terkena musibah.

“Kita akan melakukan rapat bersama LPM, Forum RT/RW dan warga untuk berupaya menggalang dana bersama, untuk membantu warga yang tertimpa musibah,” imbuhnya.

Pantauan Pijarkepri.com dilapangan, rumah Andi Ardiansyah memang cukup jauh berada dari pemukiman warga, selain itu rumanya terlindung oleh banyak pohon karet sehingga saat kejadian tidak satu pun tetangga maupun warga yang lainnya mengetahuinya.

Andi Ardiansyah sendiri diketahui bekerja memotong karet sambil berkebun dilahan miliknya sendiri, diperkirakan kerugian terbakarnya rumah beserta isinya ini lebih dari Rp.100 juta. (Aci)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *