Ribuan Masyarakat Penuhi Lapangan Merdeka Hadiri Tablik Akbar UAS

Ustadz Abdul Somad (UAS) saat menyampaikan tausiah di Lapangan Merdeka, Dabo Singkep, Lingga. (Kamis, 13/2/2020).

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Ribuan masyarakat memenuhi Lapangan Merdeka Dabo Singkep, menghadiri tablik akbar Ustadz Abdul Somad (UAS) yang ditaja Pemerintah Kabupaten Lingga, menjelang 71 hari bulan suci Ramadhan 1441 Hijriyah. Rabu (12/2/2020) sore.

Wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar mengatakan, semoga dengan pencerahan yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Somad, dapat menambah ketebalan keimanan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Dalam kesibukan kami semuanya, jelas Nizar, pada hari ini Kabupaten Lingga, khususnya di Kecamatan Singkep dan sekitarnya, dengan kesibukan-kesibukan itu memang terkadang kita perlu dicas.

“Apalagi menyongsong 71 hari datangnya bulan suci Ramadhan 1441 Hijriyah, kalau tidak ada kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini, terkadang kita lalai, lupa dan kita sibuk dengan kegiatan-kegiatan dunia,” kata Nizar dalam sambutannya sebelum UAS memberikan tausiah, di Lapangan Merdeka Dabo Singkep.

Nizar melanjutkan, dengan datangnya Ustadz kondang di Kabupaten Lingga, tepatnya di Kecamatan Singkep ini, mudah-mudahan kita menjadi insan yang lebih baik lagi.

Hari ini, tambah Nizar, hadir di Lapangan Merdeka yang dibanggakan oleh masyarakat Singkep ini, dari semua kalangan profesi, nelayan, petani, pedagang dan pejabat berbaur untuk mendengarkan tausiah tuan guru.

“Diharapkan setelah mendengarkan tausiah dari tuan guru, apapun profesinya akan menjadi lebih baik lagi dan mengambil hal-hal bermanfaat dari yang disampaikan,” tutupnya.

Ustadz Abdul Somad LC MA, dalam tausiahnya menyampaikan, kadang manusia ketika berada suatu tempat, mengatakan Allah SWT tak adil. Dia mengumpamakan, seseorang mengatakan betapa hinanya dia ditengah sawah menanam padi, dan enaknya orang kaya bisa naik mobil, tapi apa kata orang kaya, enaknya engkau wahai petani bisa makan bersama keluarga, aku pakai mobil kredit belum lunas.

Kita selalu menyangka nikmat punya orang, padahal nikmat yang terbesar ada pada kita, untuk itu, apapun profesi kita baik itu, pejabat, petani, nelayan dan pedagang, jadikan semua profesi kita adalah profesi yang baik.

“Tidak ada cara mensyukuri nikmat allah, selain merenungkan yang terbesar yang ada pada diri kita sekarang, itulah nikmat yang harus kita syukuri, yang terpenting jangan berlebih-lebihan,” papar UAS dalam ceramahnya.

UAS juga menegaskan, bahwa puasa di bulan ramadan wajib bagi orang-orang yang beriman, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183).

Setelah itu, UAS mengajak umat muslim khususnya di Kabupaten Lingga, untuk melaksanakan sholat taraweh dan witir secara berjamaah.

“23 atau 11 sama saja, semua ada dasarnya, 23 rakaat mengikut Umar RA, yang 11 ikut sunah nabi, yang salah itu yang tidak sholat, jadi jangan diperdebatkan lagi,” imbuhnya.

Ustadz Abdul Somad LC. MA, di Kabupaten Lingga menyampaikan ceramahnya di dua tempat berbeda, yang pertama ba’da Ashar, UAS menyampaikan ceramah di Lapangan Merdeka Dabo Singkep, yang kedua ba’da Isya, UAS menyampaikan ceramah di Halaman Kantor Bupati Lingga, di Daik Lingga. (Aci)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top