'

TNI Evakuasi Penduduk Tambelan Terkena Banjir dan Longsor

Banjir dan Longsor di Tambelan, Danramil 07/Tambelan dan Anggota Siaga Evakuasi Warga

Personil Koramil 07/Tambelan saat mengevakuasi pelajar SMA di Tambelan yang terjegad longsor di ruas jalan umum, Sabtu (7/12/2019). (Foto: istimewa)

PIJARKEPRI.COM, Bintan – Komando Distrik Militer (Kodim) 0315 Bintan, Kepulauan Riau mengerahkan personil TNI Komando Rayon Militer (Koramil) 07/Tambelan mengevakuasi penduduk di daerah itu yang terkena bencana banjir dan lonsor, Sabtu (7/12/2019).

Tingginya intensitas hujan dan pasang air laut menjadikan Kecamatan Tambelan, Bintan, Kepulauan Riau, Jumat (6/12/2019) dilanda banjir hingga berdampak terjadinya tanah longsor di sejumlah wilayah Tambelan.

Berdasarkan data Koramil 07/Tambelan, banjir menggenangi sekitar 171 rumah se Kecamatan Tambelan. Sejumlah jalan umum di Desa Batu Lepuk dan di Kelurahan Teluk Sekuni, Tambelan tertimbun tanah longsor.

Personil Koramil 07/Tambelan bersama pemerintah dan penduduk Tambelan berjibaku membantu membuka jalan umum yang tertimbun tanah.

Dandim 0315/Bintan Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa melalui Danramil 07/Tambelan Kapten Inf Tomson Raja Guk Guk mengungkapkan, prioritas penangan bencana di Tambelan saat ini mengevakuasi pelajar SMA yang pulang sekolah melewati jalan raya di Desa Kukup yang tertimbun longsor.

Berdasarkan pemetaan TNI, beberapa titik rawan banjir di Tambelan, Bintan yakni berada di SD Negeri 001 Tambelan, Kawasan Masjid Raya Tambelan, Longsor di Kelurahan Teluk Sekuni dan Tanah longsor yang terjadi di beberapa area pemukiman penduduk.

“Saat ini hampir diseluruh wilayah Nusantara memasuki cuaca ekstrim, tak terkecuali Kecamatan Tambelan Kabupaten Bintan,” ungkapnya.

Personil Koramil 07/Tambelan juga berupaya membuat saluran drainase di Desa Hilir, Tambelan. Para TNI juga membersihkan pagar SD Negeri 005 Tambelan yang rumbuh.

TNI menghimbau agar nelayan Tambelan, Bintan dan sekitarnya untuk tidak melaut hingga cuaca ekstrim kembali normal.

“Kami menghimbau agar nelayan tidak melaut sampai cuaca normal, dan waspada kondisi gelombang tinggi,” Jelas Kapten Inf Tomson Raja Guk Guk.

Dilokasi, terlihat seluruh anggota Koramil 07/Tambelan dengan penuh rasa tanggungjawab dan terus memonitor keadaan serta situasi di wilayah rawan banjir dan lonsor.

Personil Koramil 07/Tambelan juga melakukan bantuan kepada masyarakat untuk mengevakuasi warga, terutama wanita, anak-anak dan lansia.

Hingga pukul 08.20 WIB terlihat debet air di sejumlah drainase Tambelan meluap keluar dan menggenangi pemukiman warga.

Pergerakan air tersebut dikarenakan air laut yang mulai mengalami pasang tinggi. Sementara intensitas hujan turun masih dalam keadaan deras.

 

Sumber : PENDIM0315
Editor : Aji Anugraha

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top