Polda Kepri Ungkap Sindikat Penyelundupan 38,6 Kilogram Sabu

Konferensi Pers Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika. Polresta Barelang Polda Kepri menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 38,6 kilogram, di sekitar Pulau Kasem, Telaga Punggur, Kota Batam, Selasa (13/8). (Foto: HPk)

PIJARKEPRI.COM, Batam – Polresta Barelang Polda Kepri berhasil ungkap sindikat tindak pidana narkotika jenis sabu seberat 38,6 kilogram, di sekitar Pulau Kasem, Telaga Punggur, Kota Batam.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Drs. S. Erlangga, di Batam, Selasa (13/8) mengatakan, Satres Narkoba Polresta Barelang menetapkan 4 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dengan Inisial TI, FS alias JF, JA alias RS dan PES alias PT.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan selama lebih dari 2 bulan lamanya berhasil mengungkap jaringan ini, tepat nya pada hari Selasa tanggal 6 Agustus 2019 pukul 05.00 wib di sekitar Pulau Kasem, Telaga Punggur, Kota Batam.

“Telah diamankan diduga pelaku membawa Narkotika jenis sabu dengan speed boat pelaku inisial TI,” ungkapnya.

Selanjutnya dari pelaku IT dilakukan penggeledahan dan ditemukan Narkotika jenis Sabu yang disimpan didalam 1 buah tas koper merk polo villa warna coklat yang berisikan 24 bungkus besar Narkotika jenis Sabu.

Barang haram itu dibungkus IT dengan plastik transparan dan 1 buah tas ransel merk eiger warna hijau yang berisikan 13 bungkus besar Narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik transparan.

“Setelah dilakukan penimbangan total seluruh barang bukti yang diamankan sebanyak 37 bungkus besar narkotika jenis sabu seberat 38.660,7 gram,” ungkapnya.

Polisi kemudian melakukan pengembangan penyelidikan dan berhasil mengamankan 3 tersangka lainnya dengan inisial FS alias JF, JA alias RS dan PES alias PT.

“Salah satu tersangka PES merupakan warga binaan di Lapas kelas II A Tanjungpinang yang berperan sebagai pengendali dan pengatur strategi dalam meloloskan Narkotika tersebut,” ungkap Kombes Pol Hengki.

Polresta Barelang mengungkap modus operandi yang digunakan oleh para tersangka. Narkotika jenis sabu itu dibawa dengan menggunakan Speed Boat melalui perairan dan diduga barang haram tersebut berasal dari Negara Malaysia.

Polisi mengurai keselurahan barang bukti yang diamankan berupa
1 buah tas koper merk polo villa yang berisikan 24 bungkus besar Narkotika jenis sabu.1 buah tas ransel merk eiger yang berisikan 13 bungkus besar narkotika jenis sabu.

Total keseluruhan sebanyak 37 bungkus besar narkotika jenis sabu seberat : 38.660,7 gram.

Polisi juga mengamankan 2 unit mobil
1 unit kapal speed boat fiber sebagai alat transportasi untuk mengangkut Narkotika jenis sabu tersebut, dan
Uang sejumlah Rp1.000.000.

Terhadap kasus ini para tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) jo pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

“Dari barang bukti yang diamankan tersebut, Kepolisian telah berhasil menyelamatkan masyarakat terhindar dari Narkotika sebanyak 115.982 s/d 154.642 jiwa dengan asumsi 1 gram digunakan oleh 3 sampai dengan 4 orang pengguna,” ungkap Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Drs. S. Erlangga.

Konferensi Pers Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika jenis Sabu tersebut juga dihadiri oleh Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Drs. S. Erlangga, Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki S.I.K., M.H. dan Kasat Narkoba Polresta Barelang.

ANG/HPK

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top