Pusat Verifikasi 18 Warisan Budaya Kepri di Lingga

Tim Kemendikbud saat mengunjungi LAM Lingga, memverifikasi 18 usulan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kepri di Lingga. (Foto : aci)

Kemendikbud Verifikasi Usulan WBTB Tim Direktorat Kemendikbud Turun ke Lingga

Tim Kemendikbud saat mengunjungi LAM Lingga, memverifikasi 18 usulan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kepri di Lingga. (Foto : aci)

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Pemerintah pusat melalui Direktorat Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memverifikasi 18 usulan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia, di Lingga, Kepulauan Riau untuk ditetapkan tahun ini.

Direktorat Kebudayaan Kemendikbud memverifikasi WBTB Kepri di Lingga, selam 3 hari, dimulai 25 Juni hingga 27 Juni 2019 mendatang.

Kedatangan tim verifikasi usulan WBTB Pusat dan Provinsi Kepri itu, disambut secara adat melayu oleh pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) dan Dinas Kebudayaan Lingga.

Tim verifikasi WBTB Kebudayaan Kemendikbud disambut dengan makan berhidang di balai LAM Kepri Kabupaten Lingga, dilanjutkan dengan pertemuan yang langsung dipimpin Kadisbud Kabupaten Lingga.

Kasubdit WBTB Direktorat Kebudayaan Kemendikbud, Binsar Simanulang dalam kata pengantarnya mengatakan, bahwa kedatangannya ke Kabupaten Lingga untuk melakukan verifikasi 18 WBTB yang diusulkan Kepri ke pusat atas usulan Pemkab Lingga.

Pemkab Lingga dan Provinsi Kepri mengajukan 42 WBTB, namun 1 WBTB ditangguhkan dan 18 yang perlu diverifikasi, untuk ditetapkan sebagai WBTB Indonesia 2019.

Binsar menjelaskan, sebagian WBTB Kepri di Lingga hanya cukup direvisi, yang perlu ditinjau langsung oleh tim untuk diverifikasi adalah WBTB jenis makanan, kain dan kintau.

“Untuk makanan, berupa jenis kue pengantin seperti kue pasir neraka, rumput surga, bolu berendam dan lainnya, selain itu, batik Lingga dan kintau,” kata Binsar Simanulang kepada media.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga, Muhammad Ishak dalam sekapur sirih menyampaikan, terima kasih kepada tim yang turun langsung untuk melihat dan memverifikasi apa yang Lingga usulkan.

Dia mengutarakan apa bila terdapat kekurangan masih terdapat waktu untuk memperbaiki, kami berharap sekali tahun ini usulan WBTB dari Provinsi Kepri khususnya usulan Kabupaten Lingga menjadi WBTB ditetapkan paling banyak.

“Kalau dari Kabupaten Lingga mengusulkan 41 WBTB, belum termasuk usulan dari Kabupaten dan kota se-Kepulauan riau yang lain,” terang Ishak.

Untuk diketahui, tahun lalu WBTB Kepri yang ditetapkan sebagai WBTB Indonesia hanya 6 WBTB yang diusulkan, 5 diantaranya merupakan usulan Pemkab Lingga yakni, Tepuk Tepung Tawar, Lambok, Berjenjang, Silat Pengantin, sehingga Kabupaten Lingga sudah memiliki 9 WBTB yang telah ditetapkan sebagai WBTB Indonesia.

“Untuk tahun ini kita mengusulkan 41 WBTB yakni, Kue Pengantin, Kintau, Gasing Lingga, Berandam, Batik Lingga, Kepurun dan lain-lain,” ungkapnya.

Dalam memverifikasi, Tim verifikasi WBTB Direktorat Kebudayan Kemendikbud menggandebg tim ahli WBTB Pusat, Syamsidar Isa yang mendampingi Tim Direktorat Kemendikbud turun ke Kabupaten Lingga, juga didampingi Kasi tradisi Disbud Provinsi Kepri, Raja Eliza beserta 2 orang Staf dan satu dari balai pelestarian nilai budaya Kepulauan riau. (Aci)

Pos terkait