Presiden ASTAF Jalin Kerjasama Sepaktakraw Antara Singapura Kepri

Presiden Asian Sepaktakraw Federation (ASTAF) Dato Abdul Halim Kader saat menyerahkan cenderamata kepada Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PSTI Asnawi Abdul Rahman saat Musprov PSTI Kepri masa bakti 2019-2023 di Comforta Hotel, Tanjungpinang. (f-ang)
Presiden Asian Sepaktakraw Federation (ASTAF) Dato Abdul Halim Kader saat menyerahkan cenderamata kepada Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PSTI Asnawi Abdul Rahman saat Musprov PSTI Kepri masa bakti 2019-2023 di Comforta Hotel, Tanjungpinang. (f-ang)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Presiden Asian Sepaktakraw Federation (ASTAF) Dato Abdul Halim Kader segera menjalin kerjasama pengembangan dan pembinanaan sepaktakraw antara Singapura dengan Persatuan Sepaktakraw Indonesia (PSTI) di Kepulauan Riau.

Kerjasama dalam program pengembangan, pembinanan para atlet, pelatih dan wasit olahraga sepaktakraw itu disampaikan ASTAF saat menghadiri Musyawarah Provinsi PSTI Kepri masa bakti 2019-2023, di Comforta Hotel, Tanjugpinang, Kamis (28/2/2019).

Bacaan Lainnya

“Dengan adanya kepemimpinan baru PSTI di kepri, kami akan memberikan kepada Kepri untuk menjalin kerjasama pembinaan dan pengembangan para atlet di Singapura untuk memberikan pendidikan kepada para atlet, pelatih wasit di kepri agar lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga : Basyaruddin Idris Terpilih Sebagai Ketua PSTI Kepri

Menurutnya, masa depan olahraga sepaktakraw di Indonesia terlebih Kepri akan terus berkembang, hal itu didukung dari kepengurusan yang terencana. Dia mengusulkan agar PSTI di Kepri dapat mengatur program perencanaan pengembangan sepaktakraw selama tiga tahun kedepan.

“Saya optimis masa depan sepaktakraw di Kepri akan terus berkembang, apa lagi mendapatkan seorang pemimpin yang dikenali banyak oranh, yakni teman saya Basyarudin Idris,” kata Dato Abdul Halim Kader yang juga merupakan Sekjen ISTAF.

Ia menjelaskan, beberapa program kerjasama antara Singapura dan PSTI Kepri selain pelatihan sertifikasi atlet, pengurus organisasi sepaktakraw, wasit dan pelatih, ASTAF akan mengadakan pertandingan antara atlet per grup di tingkat kabupaten kota di Kepri dan bagian wilayah Singapura.

“Program ini akan dilaksanakan pada Desember 2019 di Batam, Kepri,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Pengurus Besar (PB) PSTI Kepulauan Riau Asnawi Abdul Rahman, menyambut baik tawaran kerjasama tersebut. Menurutnya, sebagai tempat lahirnya olahrahga sepaktakraw, Kepri sangat perlu memberikan trobosan baru dalam mengembangkan minat sepaktakraw.

“Dengan program yang ditawarkan ASTAF, PB PSTI sangat mendukung, ini untuk kemajuan sepaktakraw, menciptakan generasi penerus, dimana Kepri merupakan asal mulanya sepaktakraw berawal,” katanya.

Selain mengedepankan program pelatihan dan pengembangan sepaktakraw antara Singapura dan Kepri melalui PB PSTI, menurutnya pula, dengan adanya potensi tersebut agar dapat dikembangkan PSTI Kepri.

Dengan demikian, menurutnya prestasi atlet saat ini dan yang akan datang dibawah naungan PSTI dapat seperti dahalu, mewakili negara meraih mendali emas hingga ke tingkat internasional.

Kita harapkan fasilitas yang diberikan Dato Halim ASTAF dapat disinergikan dengan pusat, dari Kepri dan Singapura dan PB PSTI bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

ANG

Editor : Aji Anugraha

Pos terkait