Kemkominfo dan Bareskrim Mabes Polri Tutup Paksa SBC Tv

Tim Penertiban Dirjen Pengandalian dan Pengawasan Informatika Kemkominfo RI bersama Bareskrim Mabes Polri, Balmon Batam dan Polres Tanjungpinang menutup paksa Televisi Kabel SBC TV di Jalan Tambak, Tanjungpinang. (f-aji)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI bersama Bareskrim Mabes Polri, Balai Monitoring Batam dan Polres Tanjungpinang menutup paksa pengoperasian Televisi Kabel Saluran Bintan Ceria (SBC) Tv, di Kijang-Bintan dan Tanjungpinang, Rabu (19/9).

Ketua Tim Penertiban Dirjen Pengandalian dan Pengawasan Informatika Kemkominfo RI, Febran Suryawan mengatakan, penutupan pengoperasian Televisi Kabel SBC Tv berdasarkan surat pencabutan izin dari Kemkominfo RI atas pelanggaran administrasi, berupa perpanjangan izin siar di Kementerian Kominfo RI.

“PT. Saluran Bintan Ceria (SBC)Tv sudah dicabut izinnya dari Kementerian Komunikasai dan Informatika, karena tidak melaksanakan kewajiban negara sejak Maret 2018,” ungkapnya di kantor SBC TV, Jalan Tambak No.121 A, Tanjungpinang.

Sebelumnya Tim Penertiban Ditjen Pengendalian dan Pengawas Kemkominfo RI menutup pengoperasian kantor SBC TV di Kijang, Bintan. Kemudian, tim bergerak menuju kantor SBC di Jalan Tambak, Tanjungpinang.

Dalam Penutupan pengoperasian Televisi Kabel SBC Tv tersebut, petugas menaiki lantai 3 kantor SBC Jalan Tambak untuk melihat secara langsung, tempat mesin saluran televisi kabel SBC dimatikan dan tidak dibenarkan bersiaran lagi.

Anggota Tim Penertiban Dirjen Pengandalian dan Pengawasan Informatika Kemkominfo RI, Mesania menungkapkan, jika SBC Tv masih beroperasi, maka dianggap melanggar ketentuan yang berlaku sesuai pasal 34 UU 32 tahun 2002 Tentang Penyiaran.

Kendati SBC Tv Kijang-Bintan mengantongi izin perluasan jaringan, namun berdasarkan data pencabutan izin televisi yang diterima pengawas Ditjen Penyelenggaran Pos dan Informatika, izin kantor cabang SBC Tv tetap tidak berlaku, dikarenakan sudah melanggar ketentuan yang berlaku.

“Penertiban ini karena SBC Tv sudah tidak ada izin lagi. Kalau mau beroperasi lagi, bisa menguris izin dari awal. Sampai nanti ada izin yang dikeluarkan Kementerian Komunikasai dan Informatika RI, baru dapat beroperasi,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepulauan Riau, Henky Mohari mengutarakan, pihaknya sudah menghimbau SBC Tv untuk tidak beroperasi. Himbauan itu berdasarkan pencabutan izin siar yang dikeluarkan Kominfo sejak 20 Maret 2018 berdasarkan Putusan Kemkominfo RI Nomor 271 Tahun 2018.

“Kami sudah ingatkan agar tidak beroperasi lagi pada saat kami serahkan surat pencabutan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dari Kominfo RI,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak Televisi Kabel SBC Tv Jalan Tambak, Tanjungpinang saat dikonfirmasi enggan memberikan komentar terkait pencabutan izin terebut.

“Saya tidak mau memberikan keterangan, langsung sama pimpinan saya saja di Kijang,” ungkapnya.

Pewarta : Aji Anugraha

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *