Karimun, PIJARKEPRI.COM – Tantangan pers di tengah derasnya arus informasi menjadi salah satu pesan penting dalam pembukaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) IV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Karimun, di Meeting Room Hotel Tanjung Gelam, Selasa (29/9/2026).
Ketua PWI Kepulauan Riau (Kepri) Saibansah Dardani menegaskan, wartawan tidak cukup hanya cepat menyampaikan informasi, tetapi juga dituntut menjaga akurasi, independensi, dan profesionalisme.
Menurut Saibansah, tantangan tersebut harus dijawab PWI melalui penguatan organisasi, kaderisasi, dan peningkatan kompetensi wartawan.
“PWI memiliki DNA pejuang. Sejarah panjang PWI sejak berdiri pada 1946 harus menjadi semangat bagi kita untuk terus bekerja dan berkontribusi,” kata Saibansah.
Ia mengatakan Konferkab merupakan amanat AD/ART PWI Persatuan sekaligus momentum mengevaluasi perjalanan organisasi dan menyusun program kerja untuk tiga tahun ke depan.
Saibansah juga mengingatkan pers untuk tetap kritis dalam menjalankan fungsi sebagai salah satu pilar demokrasi. Informasi yang disampaikan kepada publik, kata dia, harus berdasarkan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia berharap ketua PWI Karimun yang terpilih nantinya tidak hanya menjalankan roda organisasi, tetapi juga memperkuat kaderisasi dan meningkatkan kapasitas wartawan.
“Saya berpesan kepada siapa pun yang terpilih nantinya, selama masa jabatan harus terus bekerja,” ujarnya.
Konferkab IV PWI Karimun dibuka oleh Bupati Karimun yang diwakili Asisten Pembangunan dan Ekonomi Pemkab Karimun, Abdullah.
Dalam sambutannya, Abdullah mengatakan PWI memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa. Menurut dia, peran PWI tidak berhenti pada masa perjuangan kemerdekaan, tetapi terus berkembang seiring kebutuhan pembangunan.
“Kehadiran PWI bukan hanya memotori kemerdekaan zaman dulu. PWI juga bertransformasi memperjuangkan pembangunan hingga saat ini,” katanya.
Abdullah menilai keberadaan pers menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
“Kami tidak bisa berdiri sendiri tanpa teman-teman pers di Karimun. Kami mengucapkan terima kasih kepada wartawan yang selama ini berkontribusi mendukung pembangunan,” ujarnya.
Ia berharap sinergi PWI Karimun dengan Pemerintah Kabupaten Karimun terus terjaga, terutama dalam penyampaian informasi yang akurat, independen, dan berimbang.
“Lewat wartawan di PWI, informasi kepada masyarakat bisa tersampaikan dengan baik. Tentunya informasi yang akurat dan benar adanya,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWI Karimun Riadi mengatakan derasnya arus informasi menjadi tantangan tersendiri bagi wartawan. Kecepatan informasi, menurut dia, harus diimbangi dengan ketelitian dalam memastikan fakta.
“PWI hadir untuk memberikan informasi sesuai fakta dan data yang akurat. Wartawan juga harus mampu menangkal hoaks,” kata Riadi.
Ia juga menekankan pentingnya kedekatan dan kekompakan antaranggota PWI sebagai modal organisasi menghadapi perubahan ekosistem media.
Ketua Panitia Konferkab IV PWI Karimun, Fredy, mengatakan konferkab merupakan kewajiban organisasi yang diamanatkan dalam AD/ART PWI.
Ia menyebutkan saat ini terdapat sekitar 14 wartawan yang tergabung dalam PWI Karimun.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir dan mendukung pelaksanaan Konferkab ini,” katanya.
Pewarta : Aji Anugraha







