Situs SPMB SMP Tanjungpinang Diduga Diretas hingga Tampilkan Judi Online, Disdik Akui Link Lama dan Minta Warga Gunakan Portal Resmi
PIJARKEPRI.COM – Masyarakat di Kota Tanjungpinang dibuat resah setelah tautan yang selama ini dikenal sebagai akses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP justru mengarahkan pengguna ke situs yang menampilkan konten judi online (Judol)
Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan mengenai keamanan pengelolaan layanan digital pemerintah, terutama di sektor pendidikan.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, membantah bahwa situs yang menampilkan konten judi online tersebut merupakan portal resmi yang saat ini digunakan pemerintah.
Ia menjelaskan, tautan yang beredar merupakan situs lama yang sudah tidak lagi dioperasikan dan diduga telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Itu merupakan link lama yang sudah tidak digunakan lagi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mengakses situs yang tidak jelas dan hanya menggunakan portal resmi SPMB Kota Tanjungpinang,” kata Teguh saat dihubungi pijarkepri.com, Senin (29/6/2026)
Menurut Teguh, Dinas Pendidikan telah menyediakan portal resmi pendaftaran melalui spmb-tanjungpinang.id
Selain itu, masyarakat juga diminta mendatangi sekolah tujuan apabila mengalami kendala saat mengakses layanan pendaftaran secara daring.
Ia mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi untuk menutup akses terhadap tautan lama yang diduga telah diretas agar tidak lagi menyesatkan masyarakat maupun calon peserta didik.
“Kami akan berkoordinasi untuk menutup akses link lama tersebut agar tidak lagi disalahgunakan,” ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah orang tua calon peserta didik mengeluhkan tautan pendaftaran SMP yang beredar di masyarakat karena tidak mengarah ke layanan SPMB, melainkan ke laman yang memuat konten Judol.
Salah seorang wali murid, Rita, mengaku terkejut saat hendak mendaftarkan anaknya ke SMP. Alih-alih masuk ke halaman pendaftaran, ia justru diarahkan ke situs yang menampilkan konten perjudian.
“Maaf, saya mau tanya apakah benar situs SMP ini diretas atau bagaimana? Kok malah diarahkan ke situs judi online? Mohon informasi lanjutannya,” tulis Rita kepada redaksi pijarkepri.com.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengamanan aset digital pemerintah. Pengelolaan domain yang sudah tidak digunakan tetap memerlukan pengawasan agar tidak diambil alih pihak lain dan dimanfaatkan untuk menyebarkan konten ilegal, termasuk judi online, yang saat ini menjadi salah satu fokus pemberantasan pemerintah.
Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang mengimbau seluruh orang tua dan calon peserta didik untuk hanya mengakses portal resmi spmb-tanjungpinang.id atau memperoleh informasi langsung melalui sekolah-sekolah yang menjadi tujuan pendaftaran.
Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai tautan yang beredar di media sosial maupun aplikasi perpesanan tanpa memastikan keasliannya terlebih dahulu.
Pewarta: Aji Anugraha






