PIJARKEPRI.COM – Pengurus Kota Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Pengkot Perbasi) Tanjungpinang untuk pertama kalinya bersilaturahmi dengan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, Rabu (13/8) di Kantor Wali Kota.
Pertemuan ini menjadi forum strategis membahas peta jalan pembinaan basket di ibu kota Provinsi Kepri yang dinilai masih menghadapi sejumlah hambatan.
Ketua Pengkot Perbasi Tanjungpinang, Gilang, memaparkan kondisi riil olahraga basket di daerahnya. Mulai dari minimnya fasilitas, terbatasnya jumlah pelatih dan wasit berlisensi, hingga perlunya pembinaan yang lebih terarah.
Saat ini, kata Gilang, ada 14 klub basket bernaung di bawah Perbasi Tanjungpinang dengan total 140 pemain resmi terdaftar di database nasional.
“Silaturahmi ini sekaligus menjadi ajang kami menyampaikan kebutuhan mendasar olahraga basket di Tanjungpinang, khususnya pembinaan jangka panjang serta peningkatan kapasitas pelatih dan wasit,” ungkapnya.

Gilang menilai, tanpa pelatihan dan sertifikasi yang memadai, perkembangan basket akan berjalan lambat. Ia juga menekankan perlunya dukungan pemerintah untuk membuka akses event kompetitif agar pembinaan tidak berhenti di tingkat latihan rutin.
Menanggapi laporan tersebut, Wali Kota Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemko Tanjungpinang untuk memperkuat ekosistem olahraga basket.
Menurutnya, pemerintah akan memfasilitasi pelatihan berlisensi bagi pelatih dan wasit, sekaligus mendorong penyelenggaraan turnamen sebagai ruang pembinaan sekaligus hiburan publik.
“Kami siap mendukung. Ke depan akan kita adakan pelatihan berlisensi untuk pelatih dan wasit. Event-event basket juga akan kita dorong agar semangat basket di Tanjungpinang semakin hidup,” tegas Lis.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan basket Tanjungpinang, di mana sinergi pemerintah dan induk organisasi cabang olahraga menjadi kunci mendorong prestasi daerah di kancah regional maupun nasional. (tc/ang)







