
PIJARKEPRI.COM, Lingga – Pemerintah Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 141 keluarga penerima, adapun bantuan ini merupakan instruksi dari Presiden, yang diperuntukan bagi masyarakat miskin di desa ditengah pandemi Copid-19.
Sebagaimana diketahui, BLT yang bersumber dari 30 persen Dana Desa (DD), dikucurkan kepada penerima dalam 3 tahapan, yang setiap tahapan penerima mendapatkan Rp600.000 per keluarga.
Pemerintah Desa Pulau Medang, dalam menyerahkan uang tunai tersebut, sekaligus diberikan untuk 3 tahapan, artinya masyarakat penerima langsung memperoleh Rp1.800.000 per keluarga.
“Saya berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Lingga, Alhamdulillah, tahun ini bantuan mengalir ke desa kami, dan dibidang pendidikan, desa kami dapat ruang kelas SMP dari APBD dan rehab SD dari DAK,” kata Rusli Kepala Desa Pulau Medang kepada media, Sabtu (2/5/2020).
Terkait BLT ini, menurut Rusli, semua penerima sudah diseleksi jauh-jauh hari sesuai arahan Pemerintah, dia yakin tidak tebang pilih dalam memberikan bantuan tunai tersebut, sebagai bentuk kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak pendemi corona ini.
“Kami mendata yang betul-betul berhak menerimanya, mudah-mudahan ini dapat membantu ditengah sulitnya ekonomi masyarakat, apalagi disini yang rata-ratanya adalah nelayan,” terangnya.

Sementara itu, Camat Katang Bidare, Safaruddin, mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang terus menggesa dan mengawasi, agar aparat pemerintah desa benar-benar membagikan BLT kepada yang layak menerima, tidak ada pilih kasih, seusai dengan standar dan arahan yang dituangkan dalam syarat-syarat penerima BLT.
“Alhamdulillah, Pulau Medang merupakan yang pertama di Kabupaten Lingga, sebagai desa yang telah membagikan BLT kepada masyarakat, terima kasih kepada Kepala Desa dan BPD yang bersenergi, sehingga pada momen berkah Ramadhan ini bantuan dan pendataan ini bisa terlaksana,” paparnya.
Safaruddin berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat kecil dari dampak covid-19, dan dapat dipergunakan untuk keperluan rumah tangga, baik keperluan dibulan Ramadhan ini atau menyambut Syawal nanti, paling tidak untuk kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Saya hanya berpesan gunakan sebaik-baiknya, untuk keperluan sehari-hari,” tutupnya. (Aci).







