Rumah Sakit Apung dr Lie Buka Pengobatan di Lingga

Kapal rumah sakit apung dr Lie Dharmawan disambut setibanya di Lingga, Selasa (10/3)
Kapal rumah sakit apung dr Lie Dharmawan disambut setibanya di Lingga, Selasa (10/3)

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Rumah sakit apung dr Lie Dharmawan membuka pengobatan untuk masyarakat Lingga, Kepulauan Riau di halaman Puskesmas Kecamatan Senayang. Kapal rumah sakit aping dr Lie tiba di lingga, Selasa (10/3).

Bupati Lingga Alias Wello menyambut kedatangan armada dr Lie Dharmawan bersama 28 paramedis dan 5 kru kapal. Alias Wello mengapresiasi kerja-kerja sosial dr Lie untuk melayani masyarakat.

“Sudah barang tentu kerja besar seperti ini memerlukan orang-orang berjiwa besar, berfikir besar dan semangat yang tangguh, sehingga dapat mewujudkan harapan masyarakat yang besar pula,” kata Bupati Lingga, Alias Wello saat membuka RSA dr Lie Dharmawan, halaman Puskesmas Kecamatan Senayang.

Menurut Awe, sapaan Bupati Lingga itu, banyak literatur yang menjelaskan perjalanan dr Lie, dimulai perjalanan rumah sakit apung dr Lie dari Sabang sampai Merauke. Dia mengagumi dr Lie

Awe mengatakan, literatur tentang rumah sakit apung dr Lie sudah dibaca sejak sebelum mengikuti Pilkada di Kabupaten Lingga. Ia mengatakan, pada Pilkada lalu ia mengambil tagline jualannya, selain melakukan pemekaran di wilayah gugusan Senayang ini, dikarenakan pelayanan kesehatan saat itu sangat buruk sekali, Pemda Lingga harus mampu apa yang telah dirintis dr Lie.

“Ketika sudah menjadi Bupati, saya cari lagi referensi, bagaimana, berapa jangkauan biaya, hitung-hitungnya luar biasa sekali, semua itu terbatasnya kemampuan APBD, maka dari itu saya tidak bosan ke Jakarta, saya ketemu Menkes (Siti Fadillah-Red) dengan membawa proposal meminta bantuan untuk RSA seperti dr Lie, saya juga dibantu mantan Menteri dan DPR RI (Lukman Edi dan Asman Abnur-Red), namun hingga saat ini gayung tidak bersambut,” terang AWe.

AWe mengutarakan kerja sosial dr Lie tak dapat dinilai dengan uang. Kerja dr Lie melayani masyarakat Indonesia melalui rumah sakit apung sangat diapresiasi masyarakat Lingga.

Menurutnya, masyarakat Lingga sangat membutuhkan kebutuhan pelayanan kesehatan meski jauh dari harapan anggaran kesehatan yang sudah diploting melalui APBD. Anggaran yang sudah ditetapkan pemerintah tidak bisa menjawab secara maksimal kebutuhan masyarakat Lingha.

Awe mengungkapkan, keterbatasan Sumber Daya Manusia, alat kesehatan, sarana prasarana, obat-obatan serta fasilitas penunjang di pulau-pulau, di Lingga membuat masyarakat datang ke sini sangat luar biasa sekali.

“ekarang sudah 200-an lebih mendaftar dengan waktu yang sangat terbatas, walau kemampuan keuangan daerah kami terbatas, tapi saya ingin mewujudkan jika mampu seperti apa yang sudah dr Lie rintis,” ungkapnya.

Sedangkan dr Lie Dharmawan menyampaikan, sebagai rakyat Indonesia yang taat dan beriman, dengan nasionalisme yang tinggi, saya ingin berpartisipasi mewujudkan dan menghadirkan sila ke 5, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Kami menyempatkan diri, karena kita semua warga negara NKRI yang sama kita cintai, dan kita banggakan, sekarang sudah 200-an lebih masyarakat kita mendaftar untuk mendapat pelayanan medis yang kami bawa dari Jakarta,” ucapnya.

dr Lie Dharmawan, saat itu juga menyampaikan kepada Bupati Lingga, bahwa ada warga yang berusia 14 tahun, dipersiapkan untuk dioperasi di atas kapal apung miliknya.

“Ini kasus emergency, kita tidak boleh lambat atau menunggu lama-lama dan harus cepat ditangani, doakan operasi ini berjalan lancar dan baik sehingga pasien dapat kesembuhan,” imbuhnya.

Bupati Lingga, Alias Wello merasa terharu hingga mengeluarkan air mata, dengan hadirnya RSA dr Lie Dharmawan yang melakukan pengobatan kepada masyarakat Kabupaten Lingga di Kecamatan Senayang ini, yang telah berupaya melayari Indonesia dengan Program Nusantara Sehat, karena banyak sekali orang-orang yang membutuhkan sentuhan seperti ini. (Aci)

Pos terkait