Nizar Minta Terapkan 3P di Musrenbang Kecamatan Katang Bidare

Musrenbang Kecamatan Katang Bidare. (Humas Pemkab Lingga).

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Wakil Bupati Lingga, M Nizar minta Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Katang Bidare menerapkan 3P, Patnernsif, Pro aktif dan Problem Solving.

Muhammad Nizar, di Lingga, Senin (3/2/2020) mengatakan, bahwa musrembang bagian utama dari Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD), dengan harapan pembangunan cepat dilaksanakan agar pelaksanaan sesuai apa yang telah direncanakan.

Lanjut Nizar, perlu adanya kerjasama desa dalam pembangunan dengan menerapkan , setelah musrenbang Kecamatan tindaklanjutnya forum OPD, manfaatkan forum OPD untuk memperjuakan dan mengawal program, jangan memaksakan kegiatan yang tidak ada dalam renstra, karna ini akan berdampak negatif pada pelaporan bersama DPRD.

“Kegiatan-kegiatan yang tercecer pada tahun sebelumnya, agar segera di evalusi dan direalisasikan, tahun ini ada program beasiswa 3 orang dokter anak tempatan dan 5 orang untuk dokter spesialis, untuk informasi jika ada putra daerah kita yang kualifikasinya memenuhi,” paparnya.

Musrenbang merupakan kegiatan rutin sebagai sarana penyusunan aspirasi masyarakat dari tingkatan terendah untuk kemudian di usulkan dalam bentuk program kegiatan setiap tahunnya.

Mewakili Bupati Lingga, Alias Wello, Staf Ahli Bidang Pariwisata, Koperasi dan Industri Kreatif, Idrus dalam sambutannya menyampaikan, musrembang tidak terlepas dari pembangunan yang memprioritaskan usulan pembangunan.

Musrenbang yang kedua ini, jelas Idrus, merupakan peningkatan pembangunan dan prioritas yang mendesak bagi masyarakat, usulan akan bermuara pada APBD artinya, tidak semua anggaran di gunakan untuk pembangunan.

“Ada bebearapa kegiatan yang sifatnya non fisik, jadi kalau dihitung-hitung sekitar 20 persen untuk pembangunan, usulan pembangunan harus benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat, contohnya seperti listrik di Desa Benan,” kata Idrus pada Musrenbang di Desa Benan Kecamatan Katang Bidare, Senin (3/2/2020).

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Ahmad Nasirudin dalam pengarahannya, kumpul rembuk agar dapat merealisasikan usulan pembangunan, usulkan lanjutkan pembangunan dermaga Pulau Duyung dan ruang kelas untuk SMP Pulau Medang, mudah-mudahan tahun ini diusulkan dan dapat direalisaikan oleh Dinas Pendidikan.

“Saya mengapresiasi kepada penigkatan status puskesmas pembantu, menjadi Puskesmas di Kecamatan Katang Bidare, dalam waktu dekat kita mengawal pembangunan 2020, terus kita fokus pada usulan pembangunan 2021,” terangnya.

Camat Katang Bidare, Safaruddin menerangkan, ini merupakan musrenbang kedua yang mana pada musrenbang pertama usulan-usulan yang diajukan, Alhamdulillah sebagian telah terealiasi seperti, listrik Desa Benan sudah 14 jam, dan pembangunan jembatan serta beberapa pembangunan lainnya.

Kecamatan Karang Bidare, katanya lagi, sebagai kecamatan terbaru di Kabupaten Lingga, telah menunjukkan komitmen positif dalam membangun negeri, kami terus mengembangkan sektor pariwisata yang menjadi unggulan kecamatan kami, bahkan icon Kabupaten Lingga, dan saya sangat berharap pembangunan pariwisata dipulau karang ini, menjadi icon iklim investasi yang kondusif.

“Alhamdulillah, pulau Katang sudah mulai dibangun sebagai tempat destinasi wisata baru dengan nilai investasi 1,4 triliun, yang pengerjaan tahap awal sedang berlangsung,” tuturnya.

Tambah Safaruddin, harapan kedepan destinasi wisata ini, akan mendatangkan PAD bagi daerah Kabupaten Lingga dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Tempatan, dalam hal menata pulau Benan sebagai ibukota kecamatan, kami juga telah menertibkan ternak kambing yang berkeliaran selama ini, karena hampir belasan tahun kambing berkeliaran di pulau Benan ini.

“Pada tahun 2020, clear sudah bisa kita tertibkan, ini semua berkat dukungan masyarakat Benan untuk lingkungan yang lebih baik sebagai daerah tujuan wisata,” tutupnya. (Aci)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *