Menuju Lingga Terbilang 2020 Tarap Ekonomi Masyarakat Masih Terpuruk

Mantan Anggota DPRD Lingga, Abdul Gani Atan Leman. (Foto: aci)

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Mantan Anggota DPRD Lingga, Abdul Gani Atan Leman menilai tema menuju Lingga terbilang 2020 masih jauh dari tarap ekonomi masyarakat Lingga yang masih terpuruk.

Abdul Gani Atan Leman, di Lingga, Jumat (22/11/2019) mengatakan, berbagai investasi yang masuk di Kabupaten Lingga, tidak lepas dari sosok Bupati Lingga yang telah melakukan inovasi di berbagai bidang usaha, untuk dapat mensejahterakan masyarakat Lingga.

Menurutnya, upaya mensejahterakan masyarakat tersebut belum dapat dirasakan sepenuhnya. Pendapat itu disampaikan Gani, lantaran banyak masyarakat yang menyampaikan keluh kesah kepada dirinya, namun dia tak dapat mengambil sikap.

“Saya binggung mau menyikapi keluhan dari masyarakat, tentang Lingga yang penuh dengan janji dan tak ada titik menuju kesejahteraan, kecuali hanya untuk kalangan tertentu,” kata Gani kepada pijarkepri.com saat¬† menyampaikan suara masyarakat di kediamannya.

Kendati Pemerintah Lingga terus menggesa pembangunan di berbagai sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pariwisata, kesehatan serta pendidikan, untuk menuju Lingga terbilang 2020, namun, Gani menilai upaya itu belum sepenuhnya dirasakan masyarakat.

“Namun semua itu belum dapat meningkatkan tarap ekonomi masyarakat semakin membaik seperti yang diharapkan, bahkan boleh dikatakan semakin terpuruk,” terangnya.

Gani mengutarakan, masyarakat Lingga berharap tersedianya lapangan pekerjaan dengan program yang dijanjikan, dan dapat dirasakan masyarakat secara umum.

Masyarakat secara umum berharap, tambah Gani, 16 tahun berdirinya Kabupaten Lingga, terciptanya lapangan pekerjaan secara menyeluruh untuk masyarakat, sesuai dengan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Lingga miliki.

“Tidak perlu muluk-muluk dan terlalu banyak sektor usaha handal, cukup satu atau dua saja tapi pasti dan jelas di mata masyarakat, dan ini yang terpenting, itu suara masyarakat yang kita dengar,” tutupnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar mengatakan Lingga terus berupaya menggesa pembangunan di berbagai sektor menuju Lingga Terbilang di 2020.

Pernyataan ini diinterpretasikan M Nizar saat memimpin upacara hari jadi Kabupaten Lingga ke-16 di Lapangan Merdeka Dabo Singkep, Rabu (20/11/2019).

Menurut Nizar, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang perlu diselesaikan Pemerintah Kabupaten Lingga di tahun mendatang, selain memperkenalkan Lingga kepada dunia luar, serta untuk mempromosikan potensi daerah sebagai tujuan investasi.

“Diharapkan pada hari jadi ke-16 ini, Kabupaten Lingga kedepan akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, meski masih banyak PR yang harus diselesaikan,” ungkapnya.

Wakil Bupati LinggaNizar Pimpin Upacara Hari Jadi Kabupaten Lingga ke-16. (Foto: aci)

Menurutnya, beberapa sektor yang terus akan Lingga gesa menuju Lingga terbilang 2020 yakin, pembangunan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pariwisata, kesehatan dan sektor pendidikan, sepanjang Pemerintahan Awe – Nizar.

“Masih banyak yang harus dikerjakan, seperti ada beberapa tempat pariwisata yang perlu sentuhan, dan itu sudah kita memulai di beberapa tempat yang akan diberikan kejutan nantinya di 2020 mendatang,” imbuhnya.

Pewarta : Puspandito/ACI
Editor : Aji Anugraha

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top