Rio: Katakan Tidak Dengan Sampah

Rio GenPI (kiri) santai sejenak di Pasar Warisan Penyengat
Rio GenPI (kiri) santai sejenak di Pasar Warisan Penyengat

Saat ini dimana-mana ada sampah, kemana-mana kita pergipun terlihat sampah. Sampah… sampah…sampah kenapa dirimu selalu berserakan?” tanya Rio yang juga pengurus Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Tanjungpinang ini.

SEBAGAI aktivis peduli lingkungan, Rio mengaku risau dengan sampah yang semakin tak terkendali. Saking risau melihat sampah yang berserakan ini, Rio pun mencurahkan isi hati lewat media sosial.

Dalam curhatannya Rio menyampaikan, “katakan. tidak dengan sampah.”

Rio menyebut selain merusak kesehatan, sampah juga bisa merubah imej wisman terhadap wisata Kepri.

Inilah kata Rio yang dia khawatirkan. “Jangan sampai gara gara sampah citra wisata Kepri jadi rusak.” ujar mahasiswa STTI Tanjungpinang ini.

Lalu apa solusi yang ditawarkan Rio agar Kepri bebas sampah? “Gampang” kata Rio.

Menurut Rio, bersama teman-teman pengurus Genpi mereka sebenarnya sudah mengkampanyekan gerakan Kepri bebas sampah. Namun realitanya sampah itu tetap berserakan.

Menurut Rio, kabupaten dan kota di Kepri sudah membuat Perda tetang sampah. Dalam Perda itu, diatur tentang pengelolaan sampai kepada denda bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan. “Perda ini harus diterapkan.” saran Rio.

Selain itu kata Rio, gaji petugas kebersihan itu harus dinaikkan sesuai dengan standar UMK masing masing kabupaten dan kota.

Sementara rekan Rio, Nita Genpi menyebut Rio itu sering mimpi di siang bolong. “Bagusnya Rio ini jadi Kadis Kebersihan saja biar dia bisa mewujudkan impiannya itu jadi kenyataan,” kata Nita yang juga pengagas Gerakan Kepri Tersenyum ini sembari ketawa.

Rio melihat disaat UMK naik, gaji petugas kebersihan juga seharusnya naik.

MWT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *