PNS Anambas Angkat Pencegahan Fraud Dana Desa di Seminar Nasional UIR

Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Kepulauan Anambas, Reny Mayasari, S.E., M.Ak., mempresentasikan karya ilmiah tentang tata kelola desa berintegritas dan pencegahan kecurangan dana desa dalam Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas Islam Riau (UIR), Pekanbaru, Senin (19/10/2026).
Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Kepulauan Anambas, Reny Mayasari, S.E., M.Ak., mempresentasikan karya ilmiah tentang tata kelola desa berintegritas dan pencegahan kecurangan dana desa dalam Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas Islam Riau (UIR), Pekanbaru, Senin (19/10/2026).

Anambas, PIJARKEPRI.COM – Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Kepulauan Anambas, Reny Mayasari, S.E., M.Ak., mempresentasikan karya ilmiah tentang tata kelola desa berintegritas dan pencegahan kecurangan dana desa dalam Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas Islam Riau (UIR), Pekanbaru, Senin (19/10/2026).

Karya ilmiah berjudul “Tata Kelola Desa Berintegritas dan Pencegahan Fraud Dana Desa” tersebut merupakan hasil pengembangan tesis Reny berdasarkan studi empiris di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Bacaan Lainnya

Penelitian ini mengkaji peran regulasi, komitmen organisasi, efektivitas audit, dan nilai-nilai etika dalam membangun sistem pencegahan kecurangan (fraud) pada pengelolaan dana desa.

Kajian tersebut relevan mengingat besarnya anggaran dana desa yang dikelola pemerintah desa. Tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas dinilai penting untuk mencegah penyimpangan serta memastikan anggaran digunakan sesuai peruntukannya.

Melalui penelitian ini, Reny berharap hasil kajiannya dapat berkontribusi dalam mendorong terwujudnya pemerintahan desa yang berintegritas di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Keikutsertaannya dalam seminar nasional tersebut juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dalam memperkuat kebijakan pembinaan dan pengawasan pengelolaan dana desa.

Selain itu, kiprah Reny diharapkan memotivasi aparatur sipil negara (ASN) lainnya untuk terus mengembangkan kapasitas akademik dan menghasilkan karya ilmiah yang memberikan manfaat bagi pemerintahan serta masyarakat.

Pewarta : Fendi

Pos terkait