Anambas, PIJARKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mulai mematangkan seluruh persiapan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Salah satu perubahan yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan tahun ini adalah rencana pengaturan ulang posisi podium upacara di Lapangan Sulaiman Abdullah.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, S.H., M.M., di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Peti, Rabu (5/8/2026)
Rapat dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, serta panitia pelaksana.
Sahtiar menegaskan, peringatan Hari Kemerdekaan merupakan agenda nasional yang harus dipersiapkan secara matang.
Karena itu, seluruh pihak diminta memperkuat koordinasi agar setiap rangkaian kegiatan, mulai dari upacara bendera hingga agenda pendukung lainnya, dapat berlangsung tertib, khidmat, dan sukses.
Salah satu usulan yang mengemuka dalam rapat adalah perubahan arah podium utama upacara.
Jika pada pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya podium membelakangi kantor kepolisian, tahun ini diusulkan menghadap ke arah kantor kepolisian.
Menurut Sahtiar, perubahan tersebut akan menjadi uji coba karena masing-masing posisi memiliki kelebihan dan kekurangan, terutama terkait paparan sinar matahari terhadap peserta upacara pada pagi maupun sore hari.
“Formasi ini akan kita coba pada pelaksanaan tahun ini. Setelah itu akan dievaluasi bersama apakah lebih efektif dipertahankan atau kembali menggunakan pola sebelumnya,” ujarnya.
Selain membahas tata letak lapangan, rapat juga mengevaluasi kesiapan seluruh bidang kepanitiaan.
Sahtiar menyebut susunan panitia pada dasarnya masih mengacu pada pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, sehingga setiap koordinator diminta memahami tugas dan tanggung jawabnya sejak dini.
Ia menekankan pentingnya komunikasi yang cepat dan koordinasi yang solid selama proses persiapan hingga hari pelaksanaan.
Setiap kendala di lapangan, kata dia, harus segera dilaporkan agar dapat ditangani tanpa mengganggu jalannya kegiatan.
Aspek teknis juga menjadi perhatian serius. Sekda meminta panitia memastikan seluruh fasilitas pendukung, terutama sistem tata suara, telah diuji dan berfungsi optimal sebelum hari pelaksanaan.
Menurutnya, gangguan sekecil apa pun dapat memengaruhi kekhidmatan upacara peringatan kemerdekaan.
Di sisi lain, layanan kesehatan diminta bersiaga penuh untuk mengantisipasi kemungkinan adanya peserta maupun tamu undangan yang membutuhkan penanganan medis selama kegiatan berlangsung.
Persiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) turut menjadi pembahasan. Panitia bertugas menyiapkan lokasi, perlengkapan, serta seluruh kebutuhan pendukung, sementara pembinaan personel tetap dilaksanakan oleh tim yang telah ditunjuk.
Dalam rapat tersebut juga muncul usulan penambahan peserta upacara dari unsur Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) agar keterlibatan masyarakat dalam peringatan HUT RI semakin luas.
Menutup rapat, Sahtiar mengajak seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, TNI-Polri, dan panitia pelaksana untuk terus menjaga sinergi hingga seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kepulauan Anambas dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat.
“Peringatan Hari Kemerdekaan adalah momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa. Karena itu, setiap pihak harus menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab agar pelaksanaan berjalan sukses,” tegasnya.
Pewarta : Fendi







