Tiga PNS Satu Honorer Dibekuk Satresnarkoba Polres Tanjungpinang

Kasatnarkoba Polres Tanjungpinang, AKP R. Moch Dwi Ramadhanto saat menggelar konferensi pers penangkapan 5 tersangka pemilik dan pengguna narkotika jenis sabu dan ekstasi di Mapolres Tanjungpinang, Selasa 18/6. (Foto: ang)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Satresnarkoba Polres Tanjungpinang membekuk tiga PNS berinsial MH (38), FR (40), RFH (33), satu Honorer berinisial RA (44) dan satu kariawan swasta berinisial DAM (37), disebuah rumah di kota itu atas kepemilikan dan mengkonsumsi diduga narkotika jenis sabu dan ekstasi.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, melalui Kasatresnarkoba Polres Tanjungpinang, AKP R. Moch Dwi Ramadhanto, dalam konfrensi pers, di Mapolres Tanjungpinang, Selasa (18/6), mengatakan ke lima tersangka ditangkap disebuah rumah, tepat di Jalan Hang Lekir, Perum Mahkota Alam Raya, Blok Gladiol Nomor. 18 A, Kelurahan Batu IX, Kecmatan Tanjungpinang Timur, Jumat (14/6).

“Anggota Satresnarkoba Polres Tanjungpinang mendapatkan informasi dari masyarakat ada seseorang laki-lakiil diduga memiliki dan menyimpan diduga narkotika jenis sabu dan ekstasi,” kata AKP Raden Moch Dwi Ramadhanto.

Ia menjelaskan, dalam operasi itu Satresnarkoba Polres Tanjungpinang menyita barang bukti yang diamankan dari 5 tersangka MH, FR, RA, RFH dan DAM 2 bungkus paket sabu seberat 27, 16 gram dan 10 butir pil ekstasi seberat 3,19 gram.

Satresnarkoba Polres Tanjungpinang juga mengamankan barang bukti saat penggeledahan didalam rumah dan ditemukan dikamar bagian tengah 1 (satu) buah kotak plastik kecil dilantai yang setelah dibuka berisikan 1 (satu) paket diduga narkotika jenis sabu.

Disebutkan, satu paket sabu itu dibungkus plastik bening dan 1 (satu) bungkus plastik berisi 10 (sepuluh) butir diduga narkotika jenis pil ekstasi berbentuk kodok warna hijau yang diakui kepemilikannya oleh MH.

Polisi kemudian menggeledah di kamar bagian belakang ditemukan dibawah kasur 1 buah pipet kaca merk FANBOO berisi sisa pakai diduga narkotika jenis sabu.

“Saa diinterogasi FR, MH, RFH, dan DAM mengaku baru saja selesai mengonsumsi diduga narkotika jenis sabu,” kata Kasatreskoba Polres Tanjungpinang, AKP

Ia mengatakan anggota Satresnarkoba melanjutkan penggeledahan dikamar bagian belakang, ditemukan didalam toilet kamar seorang laki-laki yang sedang bersembunyi mengaku bernama RA.

“Setelah diinterogasi RA mengaku juga ikut mengonsumsi diduga narkotika jenis sabu didalam kamar bagian belakang tersebut. Selain itu juga diamankan barang bukti lainnya berupa 1 unit handphone milik FR,” ungkapnya.

Satresnarkoba Polres Tanjungpinang menyangkakan ketiga tersangka kepada MH, FR, dan RA dijerat pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang- Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling banyak Rp.10 Milliar.

Polres Tanjungpinang juga menyangkakan RFH dan DAM kedalam pasal Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Juncto Pasal 132 ayat (1) Atau Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang- Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 Milliar. (ang)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top