Pompong Bermuatan Hampir 1 Ton Besi Tenggelam di Tarempa, HNSI Bantu Evakuasi

Sebuah pompong nelayan bermuatan sekitar 800 kilogram besi tenggelam di perairan Tarempa, tepatnya di sekitar SP II Selayang Pandang, Minggu malam (19/10/2026).
Sebuah pompong nelayan bermuatan sekitar 800 kilogram besi tenggelam di perairan Tarempa, tepatnya di sekitar SP II Selayang Pandang, Minggu malam (19/10/2026).

Anambas, PIJARKEPRI.COM – Sebuah pompong nelayan bermuatan sekitar 800 kilogram besi tenggelam di perairan Tarempa, tepatnya di sekitar SP II Selayang Pandang, Minggu malam (19/10/2026).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kepulauan Anambas, Agustar, berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu proses evakuasi.

Bacaan Lainnya

Pompong milik seorang warga Desa Air Sena itu diketahui berukuran lebar 4 kaki dan panjang 22 kaki. Selain besi yang diperkirakan mencapai hampir satu ton, pompong tersebut juga mengangkut dua unit prewel dan empat blok mesin.

“Besinya sekitar 800 kilogram, hampir satu ton,” ujar pemilik pompong.

Pada Selasa (20/10/2026), Agustar bersama instansi terkait turun langsung ke lokasi untuk membantu mengapungkan kembali pompong yang tenggelam.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pompong berhasil dievakuasi dan dibawa ke darat.

“Alhamdulillah, pompongnya bisa diambil kembali,” kata Agustar kepada PIJARKEPRI.COM, Rabu (21/10/2026).

Hingga berita ini ditulis, penyebab tenggelamnya pompong tersebut masih belum diketahui dan masih akan ditelusuri lebih lanjut.

Agustar mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, kapasitas muatan, serta keselamatan pelayaran untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Pewarta : Fendi

Pos terkait