BREAKING NEWS: Dermaga Roro Kuala Maras Patah, Bongkar Muat Terganggu, Akses Vital Jemaja Timur Terancam Lumpuh

Kondisi retak Pelabuhan Roro Pikuk di Desa Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (18/10/2026) (Foto: Fendi/pijarkepri.com)
Kondisi retak Pelabuhan Roro Pikuk di Desa Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (18/10/2026) (Foto: Fendi/pijarkepri.com)

Anambas, PIJARKEPRI.COM – Kerusakan parah melanda Pelabuhan Roro Pikuk di Desa Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Bagian ujung dermaga yang menjadi tumpuan bongkar muat kapal dilaporkan retak dan patah, menghambat aktivitas logistik serta mengancam kelancaran transportasi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kerusakan tersebut terungkap melalui video amatir warga yang beredar pada Minggu (18/10/2026).

Dalam rekaman itu, bagian ujung dermaga atau ramp door terlihat mengalami kerusakan serius. Struktur beton dan pelat besi tampak retak serta patah hingga permukaannya tidak lagi rata.

“Patah, patah, port ni tak bise lewat, bongkar barang tak bisa lewat,” terdengar suara seorang warga dalam video tersebut.

Kerusakan ini bukan sekadar persoalan infrastruktur. Bagi masyarakat Jemaja Timur, Pelabuhan Roro Pikuk merupakan jalur penting untuk distribusi kebutuhan pokok, pengangkutan hasil laut, serta mobilitas warga.

Sejumlah truk pengangkut logistik dilaporkan tertahan karena kondisi dermaga tidak memungkinkan kendaraan bermuatan berat melintas dengan aman.

Jika gangguan ini berlanjut, distribusi barang berpotensi tersendat dan biaya angkutan dapat meningkat, dengan masyarakat sebagai pihak yang paling terdampak.

“Kalau pelabuhan ini bermasalah, semua ikut bermasalah. Sembako masuk dari sini, hasil laut keluar dari sini, anak sekolah, orang sakit, semua lewat sini,” ujar seorang warga Kuala Maras, Pendi.

Warga khawatir kerusakan tersebut semakin parah apabila tidak segera ditangani. Selain mengganggu aktivitas ekonomi, kondisi dermaga yang retak dan patah juga menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna pelabuhan.

Kerusakan Infrastruktur, di Mana Respons Pemerintah?

Kerusakan pada fasilitas vital seperti Pelabuhan Roro Pikuk semestinya menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan instansi pengelola. Apalagi, pelabuhan tersebut memiliki peran strategis bagi konektivitas masyarakat di wilayah Jemaja Timur.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan mengenai penyebab kerusakan, hasil pemeriksaan teknis, maupun langkah penanganan yang akan dilakukan pihak terkait.

Pemeriksaan menyeluruh perlu segera dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan dan menentukan apakah dermaga masih aman digunakan.

Jika kondisi dinilai membahayakan, pembatasan aktivitas di area terdampak perlu dipertimbangkan demi mencegah kecelakaan.

Warga mendesak pemerintah dan pihak pengelola tidak menunggu kerusakan semakin parah sebelum bertindak. Perbaikan darurat dan kepastian jadwal penanganan dibutuhkan agar distribusi logistik serta mobilitas masyarakat tidak terputus.

Sebab, ketika akses vital sebuah wilayah kepulauan mengalami kerusakan, yang dipertaruhkan bukan hanya kelancaran bongkar muat, melainkan juga keberlangsungan ekonomi dan keselamatan masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut.

Pewarta : Fendi

 

Pos terkait