Natuna  

Lanud RSA Ranai Paksa Pesawat Sipil Asing Mendarat di Bandaranya

Simulasi personel Lanud RSA saat mengamankan pilot, sebagai bentuk latihan yang digelar, Kamis (1/12/2022). (Foto : Ist)
Simulasi personel Lanud RSA saat mengamankan pilot, sebagai bentuk latihan yang digelar, Kamis (1/12/2022). (Foto : Ist)

PIJARKEPRI.COM – Prajurit Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Raden Sadjad (RSA) Ranai, Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) mengamankan satu unit pesawat sipil asing ke bandaranya, sebab pesawat tersebut telah memasuki wilayah Indonesia tanpa izin.

Satu unit pesawat asing telah memasuki wilayah udara Indonesia tepatnya di Timur Laut Natuna, Kepri.

Mengetahui hal tersebut Komandan Komandan Lanud RSA Kolonel Pnb Jajang Setiawan yang merupakan komandan di Lanud RSA, Ranai, Natuna, langsung memerintahkan personelnya untuk melakukan identifikasi.

Usai diidentifikasi ternyata pesawat tidak mengantongi kelengkapan izin melintas (flight clearance dan security clearance)

Oleh karena itu, Danlanud RSA Jajang Setiawan langsung memerintahkan personelnya untuk mengamankan pesawat tersebut ke Bandara Lanud RSA yang terletak di Pulau Bunguran Besar, Kecamatan Bunguran Timur.

Kemudian, melalui unsur tempur yang ada di Lanud RSA, pesawat tersebut berhasil dipaksa mendarat (Force Down) di Lanud RSA.

Setelah mendarat, personel Satpomau Lanud RSA dan Pasukan Pertahanan Pangkalan(Hanlan) langsung mengamankan dan melakukan pemeriksaan terhadap pesawat tersebut. selanjutnya personel intelijen dan Perwira Hukum Lanud segera melakukan interogasi kepada pilot untuk penanganan lebih lanjut di ruang Base Ops Lanud RSA.

Kejadian itu merupakan simulasi Force Down Pesawat Asing yang digelar Lanud RSA, di Ranai, Natuna.

Simulasi itu merupakan program tahunan Lanud RSA, yang diberi nama latihan Kekah Gesit. Tujuannya untuk melatih ketangkasan dan kesiapsiagaan para personel TNI di Natuna.

Danlanud RSA Jajang Setiawan mengatakan latihan dilakukan selama tiga hari, mulai dari sudah dilakukan sejak Senin (28/11) dan berakhir pada Rabu (30/11).

Adapun latihan yang digelar antara lain pemadam kebakaran bangunan akibat serangan oleh pesawat musuh dan Force Down pesawat asing.

Ia menambahkan ikut terlibat dalam latihan itu antara lain, Satuan Radar 212 Ranai, Denhanud 477 Kopasgat, PKP-PK dan Tim Kesehatan Bandara Ranai.

“Terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada kolat yang telah merancang latihan ini dengan baik, tim penilai dan semua pihak, yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan latihan, sehingga latihan ini dapat berjalan dengan baik,” ucap Danlanud pada acara penutupan Latihan Kekah Gesit, di Lanud RSA. Kamis (01/12)

Muhamad Nurman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *