Opini  

MUNAS KAHMI Palu XI, Jalan Baru Untuk Indonesia

MHR Shikka Songge (Peneliti Politik dan Sosial Keagamaan CIDES, Presiden Pergerakan Mubalig Indonesia (PMI), Instruktur Nasional NDP HMI).
MHR Shikka Songge (Peneliti Politik dan Sosial Keagamaan CIDES, Presiden Pergerakan Mubalig Indonesia (PMI), Instruktur Nasional NDP HMI).

OPINI – Forum munas selain sebagai silaturahim para alumnus HMI juga sekaligus sebagau forum konsulidasi gagasan antar para alumnus yg datang dari berbagai sudut negeri untuk Indonesia. Gagasan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai negara bangsa, yaitu negara dlm renungan dan cita cita politik para pendiri bangsa. Yaitu Negara sejahtera, bermartabat secara social ekonomi dan social politik. Tugas alumnus HMI mengawal Indonesia dg integritas dan kompatensi keilmuan.

Negeri ini semenjak reformasi 1998 telah bergeser dari negara yg berdasar Pancasia lalu terjerat dan tergerus dlm ranjau oligharcy, yang berwatak hedonism, kapitalism, individualism, yg sama sekali bukan sejatinya watak orang Indonesia.

Sekiranya dari forum MUNAS KAHMI para senior, yg terdiri dari para ilmuan, activis partai, birokrat, jadilah senior yg sanggup mengeducasi, meluruskan alam fikiran dan cara pandang peserta Munas.

Munas ini bukan tempat untuk melembagakan pola transaksi kekuasaan bagi yg memiliki kapital. Bukan pula menghidupkan watak berjuasi yg saling menindas. Olehnya Para kandidat yang menyadari jeratan problem mencederai kehidupan almni, harus bisa mentransformasi, mengembalikan manusia alumnus HMI sebagai hamba dan kholifah. Kehambaan para alumnis HMI kepada Allah berarti tunduk dan patuh kepada hukum Allah, sedangkan makna ke-kholifahaan alumnus HMI yakni menggunakan seluruh otaknya untuk mengorganisir seluruh potensi alam untuk mensejahterakan manusia.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat meresmikan Pembukaan Musyawarah Nasional XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Munas XI KAHMI), di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (25/11).
Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat meresmikan Pembukaan Musyawarah Nasional XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Munas XI KAHMI), di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (25/11).

Pertanyaan bisakah para Kandidat tidak bermain main dengan cara yg tidak bermartabat, yang pada ujungnya merendahkan peradaban manusia, juga meruntuhkan kehormatan bangsa ?. Saya kira hal yang demikian itu, sangat mungkin bisa dilakukan oleh para kandidat untuk memuliakan setiap manusia alumnus HMI. Merawat kehormatan dan martabat setiap manuisia alumnus HMI untuk tetap jernih pikiran dan kesucian bathin adalah “JALAN BARU UNTUK INDONESIA”. (MHR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *