Oknum Satpam Hotel Batam Kurir 50 Ribu Butir Ekstasi Diringkus Polisi

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH saat menggelar Konferensi Pers Ungkap Tindak Pidana Narkotika Jenis Ekstasi sebanyak Hampir 50.000 Butir yang di dampingi oleh Kasat Resnarkoba Polresta Barelang Kompol Lulik Febyantara, SIK, MH, Kasi Humas AKP Tigor Sidabariba, SH, serta Wakasat Resnarkoba AKP River Hutajulu, SH, bertempat di Lobby Mapolresta Barelang. Selasa (04/10/2022). (Foto : Humas Polresta Barelang)
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH saat menggelar Konferensi Pers Ungkap Tindak Pidana Narkotika Jenis Ekstasi sebanyak Hampir 50.000 Butir yang di dampingi oleh Kasat Resnarkoba Polresta Barelang Kompol Lulik Febyantara, SIK, MH, Kasi Humas AKP Tigor Sidabariba, SH, serta Wakasat Resnarkoba AKP River Hutajulu, SH, bertempat di Lobby Mapolresta Barelang. Selasa (04/10/2022). (Foto : Humas Polresta Barelang)

PIJARKEPRI.COM – Sat Resnarkoba Polresta Barelang meringkus AT (40) oknum Satpam di salah satu hotel di Batam atas dugaan Tindak Pidana Narkotika Jenis Ekstasi sebanyak hampir 50.000 butir dari Malaysia.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri, melalui Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Tigor Sidabariba, di Batam, Selasa (4/10/2022) mengatakan, tersangka AT diringkus petugas di Parkiran Food Court Pasifik, Sei Jodoh Kecamatan Batu Ampar, Batam, Senin (19/10/2022) sekitar Pukul 19.30 Wib.

“Modus Operandi Tersangka AT merupakan kurir Narkotika, tersangka sudah 4 kali menjemput maupun mengambil Narkotika ini, namun yang keempat kali baru pelaku berhasil di tangkap oleh Satresnarkoba Polresta Barelang,” kata Kombes Pol Nugroho Tri.

Ia menjelaskan, AT bertugas menjemput dan mengambil kiriman paket atau bungkusan berisikan Narkotika Jenis Ekstasi dari Johor Malaysia yang diangkut oleh tekong Boat Asal Indonesia.

Narkotika Jenis Ekstasi tersebut di letakkan di pinggir pantai Foodcourt Belakang Hotel Pasific, Kota Batam.

Setelah di ambil tersangka, lanjut Kombes Pol Nugroho menjelaskan, rencananya barang tersebut akan diatar ke sebuah parkiran F1 sesuai perintah Bosnya.

“Namun setelah tersangka mengambil barang Narkotika tersebut dan mengangkatnya ke mobil, team kami langsung berhasil menyergap tersangka AT di parkiran pinggir pantai tersebut,” ungkap Kombes Pol Nugroho Tri.

Ia menjelaskan, dari penangkapan AT barang Bukti yang berhasil di sita yaitu 1 buah karung tepung berbahan plastik warna putih merk gerbang yang didalamnya terdapat 10 paket/bungkus plastik transparan yang berisikan 49.143 Butir Pil Narkotika Jenis Ekstasi Dengan Berat Total 18.270,27. Gram, dengan rincian yaitu 4 Paket/Bungkus Plastik Transparan Berisikan 19.876 Butir Pil Narkotika Jenis Ekstasi Warna Cokelat Muda Berbentuk Segitiga Dengan Logo “Ferrari”, dengan Berat Netto 7.338,57 Gram.

Kemudian 6 Paket/Bungkus Plastik Transparan Berisikan 29.267 Butir Pil Narkotika Jenis Ekstasi Warna Cokelat Muda Berbentuk Persegi Panjang Dengan Logo “Gucci”, Berat Netto : 10.931,70 Gram. Uang tunai sebesar Rp. 50.000.000, yang mana uang ini rencananya akan Tersangka AT berikan kepada tekong yang membawa narkotika ini dari Negara Malaysia setelah sampai di pinggir pantai. Tapi sebelum sampai berhasil dilakukan penangkapan terhadap tersangka.

Selain itu, Satresnarkoba Polresta Barelang juga mengamankan barnag bukti 1 Unit Handphone Samsung Galaxy A6+ Warna Silver Dengan Kartu Telkomsel dan 1 Unit Handphone Samsung Galaxy A6 Warna Silver Dengan Kartu Telkomsel, 1 Unit Handphone Nokia 105 Warna Abuabu Tanpa, 1 Unit Mobil Daihatsu Gran Max Warna Hitam, 1 Buah Buku Tabungan Bank Bni An. Tersangka, 1 Buah Kartu Atm Bank Bni An. Tersangka.

“Sehingga Jumlah Barang Bukti Keseluruhan 49.143, “hampir 50.000 Butir dengan berat netto : 18.270,27 Gram,” ungkap Kombes Pol Nugroho Tri.

“Jadi Satresnarkoba Barelang berhasil mengamankan barang bukti 10 paket Narkotika jenis ekstasi yang jumlahnya hampir 50.000 butir, yang apabila 1 butir ekstasi ini di konsumsi oleh masyarakat maka kita bisa menyelamatkan kurang lebih hampir 50.000 sampai dengan 100.000 jiwa manusia,” tambahnya.

Satresnarkoba Polresta Barelang menyangkakan tersangka Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) Uu Ri No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan Ancaman Hukuman Pidana Mati Atau Pidana Penjara Seumur Hidup Atau Pidana Penjara Paling Singkat 6 Tahun Dan Paling Lama 20 Tahun Dan Pidana Denda Paling Sedikit Rp.1.000.000.000,- Dan Paling Banyak Rp.10.000.000.000.

(ANG/HUM-BRL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *