Komisi III DPRD Tanjungpinang Sidak Lagi Pasar Relokasi Batu 7, Ini Temuannya

Komisi 3 DPRD Tanjungpinang saat sidak pasar relokasi batu7, Tanjungpinang, Senin (26/9/2022)
Komisi 3 DPRD Tanjungpinang saat sidak pasar relokasi batu7, Tanjungpinang, Senin (26/9/2022)

PIJARKEPRI.COM – Komisi III DPRD Tanjungpinang meninjau kembali pasar relokasi pedagang pasar baru 1 dan 2, di Belakang Kantor Disdukcapil kota itu, Senin (26/9/2022)

Para wakil rakyat kembali menemukan sejumlah infrastruktur pasar yang dinilai masih kurang di pasar itu dan perlu segera diselesaikan.

Sekretaris Komisi III, Ashadi Selayar, mengatakan, sejumlah temuan itu diantaranya penataan parkir, minimnya drainase dan kios pedagang.

“Pertama, penataan parkir yang perlu dievaluasi karena belum tertata dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga : Pasar Relokasi 3,3 Miliar Diresmikan Masih Menyisakan Keluhan

Ashadi mengatakan, ia menemukan penataan infrastruktur pasar seperti drainase yang belum mencukupi.

Kemudian, ia juga menampung masalah pedagang ikan yang meminta agar kios-kios yang mereka tempati diloskan tanpa dinding pembatas.

“Sehingga kita memberikan masukan ke Dinas PUPR. Nanti akan kita diskusikan ke dinas terkait. Komisi III sebatas mengawasi infrastruktur dan penataan parkir. Sementara, untuk penataan pedagang di Komisi II,” ungkapnya.

Jelang drainase dibangun, Ashadi mengimbau pedagang untuk menampung air pembuangan menggunakan ember untuk sementara waktu.

“Semua keluhan masyarakat kita tampung. Nantinya semua itu akan kita bahas dalam rapat gabungan komisi bersama eksekutif dan pihak terkait,” ungkapnya.

Sedangkan terkait anggaran soal permasalahan yang ditemukan, Ashadi mengatakan akan dianggarkan pada APBD 2023.

“Karena ini sifatnya urgen. Soal berapa anggarannya silahkan tanya ke Dinas PUPR,” imbuhnya.

Menyikapi hal tersebut, PPK Pengerjaan Proyek Pasar Relokasi Dinas PUPR Tanjungpinang, Zulkarnain mengatakan, pihaknya akan menunggu hasil keputusan rapat bersama Komisi III DPRD Tanjungpinang.

“Kami menunggu hasil keputusan rapatnya saja. Jika ada penambahan-penambahan di infrastrukturnya seperti apa nantinya,” ungkapnya.

(ANG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *