PDI Perjuangan Kepri Ikut Pecahkan Rekor Muri Sulang Kopi Terbanyak Serentak di Festival Kopi Tanah Air

Pengurus PDI Perjuangan, di Tanjungpinang, Kepulauan Riau saat mengikuti Festival Kopi Tanah Air, berlangsung serentak seluruh Indonesia secara virtual, di Kediaman Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kepri, Lis Darmansyah, Jumat (27/5/2022). (Foto: Aji Anugraha)
Pengurus PDI Perjuangan, di Tanjungpinang, Kepulauan Riau saat mengikuti Festival Kopi Tanah Air, berlangsung serentak seluruh Indonesia secara virtual, di Kediaman Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kepri, Lis Darmansyah, Jumat (27/5/2022). (Foto: Aji Anugraha)

PIJARKEPRI.COM – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar Festival Kopi Tanah Air di Parkir Timur Selatan Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Jumat (27/5) pukul 13.15 WIB.

Festival Kopi Tanah Air 2022 ini melibatkan 5 kementerian, 29 DPD PDI Perjuangan dari seluruh Indonesia, 4 komunitas produsen kopi, puluhan merk kopi lokal serta 535 orang peserta pelatihan barista.

Kegiatan ini dihadiri ribuan peserta bakal memecahkan rekor MURI.

Festival Kopi Tanah Air ini dibuka langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, dengan pemotongan tumpeng, yang berlangsung serentak virtual seluruh Indonesia.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, festival kopi tanah air secara resmi saya buka,” kata Puan Maharani.

Festival Kopi Tanah Air tersebut dirangkai dengan berbagai kegiatan. Dari sulang kopi terbanyak yang akan menjadi rekor MURI, pameran oleh sejumlah barista, workshop, pasar lelang biji kopi, mini museum kopi dan pertunjukan seni budaya dan penampilan artis tanah air.

Di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Festival Kopi Tanah air dipusatkan di kediaman Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kepri, Lis Darmansyah dan Ketua DPC PDI Perjuangan Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni.

Seluruh kabupaten kota, di Kepulauan Riau mengikuti Festival Kopi Tanah Air secara virtual. Di Tanjungpinang sebanyak lebih dari 150 pengurus DPC, PAC hingga anak ranting PDI Perjuangan mengikuti jalannya acara.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kepri, Lis Darmansyah, mengatakan, Festival Kopi Tanah Air yang diinisiasi PDI Perjuangan untuk memperlihatkan bahwa kopi bisa menjadi salah satu andalan ekonomi kerakyatan yang bisa dikonsumsi siapapun dari setiap kategori.

“Kegiatan ini bertujuan untuk ekonomi kerakyatan, agar masyarakat indonesia ini, kopi itu merupakan prodak masyarakat yang mudah dikelola dengan sebaiknya-baiknya untuk kemakmuran masyarakat Indonesia itu sendiri,” kata Lis.

Setiap pengurus PDI Perjuangan tingkat kecamatan di Kota Tanjungpinang menyajikan menu tersendiri dan racikan kopi dalam Festival Kopi Tanah Air tersebut.

Sajian kuliner dari umbi-umbian dan olahan kopi berbagai jenis dihidangkan sebelum sulang kopi serentak seluruh Indonesia berlangsung.

Ketua DPC PDI Perjuangan Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, mengatakan, penyajian menu makanan dan racikan kopi dari setiap pengurus PAC upaya membangkitkan semangat untuk dapat memanfaatkan potensi dari kopi khas Indonesia.

“Hidangan menu makanan dan kopi dari setiap pengurus PAC PDI Perjuangan Tanjungpinang ini nantinya akan dinilai DPC. Dimana, dari yang terbaik akan mendapatkan hadiah,” kata Weni.

Festival Kopi Tanah Air berlangsung meriah, baik di pusat, 29 provinsi dan di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *