Kepri  

Dispar Kepri Sambut Baik Kebijakan VTL untuk Kebangkitan Pariwisata

Gubernur Kepri Ansar Ahmad, bersama Kepala Disbudpar Kepri dan pegiat usaha pariwisata berfoto bersama, (17/02/2022)
Gubernur Kepri Ansar Ahmad, bersama Kepala Disbudpar Kepri dan pegiat usaha pariwisata berfoto bersama, (17/02/2022)

PIJARKEPRI.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kepulauan Riau menyambut baik kebijakan “vaccinated travel lane” (VTL) yang diberlakukan pemerintah Singapura.

Kepala Dispar Kepulauan Riau, Buralimar, di Tanjungpinang, Kamis (17/02), mengatakan, kebijakan VTL dinilai dapat memberikan harapan baru bagi sektor pariwisata Kepri.

Ia menyebutkan, kebijakan VTL mulai diterapkan saat wisatawan mancanegara (Wisman) asal Singapura tiba di Pelabuhan Nongsapura, Nongsa, Batam pada 25 Februari mendatang.

“Kebijakan pemerintah Singapura untuk pembatasan warganya yang berangkat ke Kepri dibatasi, hanya 350 orang per pekan,” kata Buralimar.

Selain adanya pembatasan, Buralimar menyebut, wisman Singapura ditunda datang dikarenakan adanya kebijakan baru VTL dikeluarkan Pemerintah Singapura.

“Informasi yang diperoleh, kunjungan wisman Singapura yang datang sekitar 50 orang,” katanya.

Ia menjelaskan, jika wisman datang ke Kepri pada tanggal 18 Februari besok, mereka akan dikarantina di rumah selama 7 hari ketika pulang ke Singapura.

“Kalau mereka pergi tanggal 25 Februari, pulang ke Singapur tidak perlu dikarantina lagi,” ujarnya.

Ia menyambut baik kebijakan VTL itu karena memberikan kepastian sektor pariwisata yang telah menunggu lama kedatangan wisman.

“Mudah-mudah pariwisata bangkit lagi,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, kedatangan wisman asal Singapura ke Kepri yang direncanakan tiba pada 18 Februari ditunda.

“Kapal perdana dari Singapura ke Nongsa Batam rencananya besok. Tapi harus ditunda ke tanggal 25 Februari. Sementara untuk kedatangan di Lagoi kemungkinan tanggal 28 mereka mulai,” kata Ansar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *