Polisi TNI di Tanjungpinang Pantau Karhutla dari Udara

Gambar udara titik api di Jl. Raya Senggarang tepatnya di belakang Kantor BPN Kota Tanjungpinang dan di Jl. Raya Senggarang tepatnya di belakang PT. INDOCON UTAMA KARYA, Senin (1/3/2021). (Foto: Wing Udara I Tanjungpinang)
Gambar udara titik api di Jl. Raya Senggarang tepatnya di belakang Kantor BPN Kota Tanjungpinang dan di Jl. Raya Senggarang tepatnya di belakang PT. INDOCON UTAMA KARYA, Senin (1/3/2021). (Foto: Wing Udara I Tanjungpinang)

PIJARKEPRI.COM – Kepolisian Resort Tanjungpinang bersama TNI Angkatan Udara dari Wing Udara I Tanjungpinang memantau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Tanjungpinang, Senin (01/03/2021).

Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando bersama Dan Wing Udara I Tanjungpinang Kolonel (L) Imam Syafi’i melaksanakan patroli udara menggunakan Helikopter milik Wing Udara I.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando mengatakan, dalam pemantauan tersebut mereka menemukan titik api di Jl. Raya Senggarang tepatnya di belakang Kantor BPN Kota Tanjungpinang dan di Jl. Raya Senggarang.

“Untuk hari ini terpantau ada titik api di Jl. Raya Senggarang tepatnya di belakang Kantor BPN Kota Tanjungpinang dan di Jl. Raya Senggarang tepatnya di belakang PT. INDOCON UTAMA KARYA, namun tidak besar dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas,” kata AKBP Fernando.

Ia mengatakan, memasuki musim kemarau saat ini sangat rawan terjadinya kebakaran lahan lantaran tanah yang kering dan suhu udara panas di siang hari.

Untuk itu, Polres Tanjungpinang terus melakukan patroli ke titik-titik rawan karhutla, guna mengantisipasi terjadinya karhutla. Termasuk mengedukasi masyarakat agar sama-sama menjaga lahan dari bahaya karhutla dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

“Penyelidikan juga kami lakukan untuk setiap terjadinya lahan terbakar. Jika memang ada unsur sengaja atau kelalaian, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum,” ungkap Kapolres Tanjungpinang.

Dua Bulan 337 Hektare Lahan dan Hutan Terbakar di Tanjungpinang

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tanjungpinang mencatat seluas 337,2 hektare lahan dan hutan terbakar dalam kurun waktu Januari hingga Februari 2021.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tanjungpinang, dihubungi, Selasa (23/2/2021), mengatakan terdata sebanyak 37 lokasi lahan dan hutan terbakar sejak Januari hingga Februari 2021, di kota itu.

Dari 37 lokasi lahan yang terbakar dua diantaranya merupakan hutan lindung yakni, Hutan Lindung Bukit Kucing dan Hutan Lindung Sei Pulai, di Tanjungpinang.

“Dari Januari hingga Februari 2021 terdata 37 kejadian kebakaran lahan dan hutan. Total luas lahan dan hutan yang terbakar 337,2 hektar dari Januari sampai Februari 2021,” kata Antoni. (ANG)

Editor : Aji Anugraha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *