Kabar Duka, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang Meninggal Dunia

PIJARKEPRI.COM – Mantan Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Ahadi meninggal dunia di RSUD Tanjungpinang, Jumat (29/1/2021). Ahadi saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Tanjungpinang.

Kabar duka itu disampaikan Walikota Tanjungpinang, Rahma dalam rekaman suara hampir diseluruh group WhatsApp masyarakat di kota itu.

“Asallamulaikum bapak ibu, saya baru ditelfon direktur RSUD Tanjungpinang bahwa jam 15.01 pak Ahadi telah meninggal dunia, hasil EKG nya tidak ada lagi tanda-tanda denyut nadinya, untuk saat ini sambil menunggu hasil pcrnya dinyatakan positif atau negatif, karena setelah itu baru dipastikan untuk jenazahnya dikebumikan pakai protokol kesehatan atau seperti biasa,” kata Rahma.

Walikota Rahma juga minta doa masyarakat Tanjungpinang untuk kesembuhan Retno yang merupakan istri dari Ahadi. Retno tengah mendapatkan perawatan serius di RSUD Tanjungpinang.

“Mohon doanya bapak ibu,” kata Rahma.

Dilansir Lembaga Kantor Berita Negara ANTARA, tiga pejabat Eselon II Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, HZ Dadang AG, Ahadi dan Ruli dirawat di rumah sakit lantaran terkonfirmasi COVID-19.

Sekretaris Daerah Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari, di Tanjungpinang, Jumat, membenarkan Dadang, Ahadi beserta istri dan Ruli sejak beberapa hari lalu terkonfirmasi COVID-19.

“Ya benar, staf ahli (Dadang), Kepala Dinas Pertanian (Ahadi) beserta istrinya, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Ruli) terinfeksi COVID-19. Mudah-mudahan segera sembuh,” ujarnya.

Teguh pun harus menjalani pemeriksaan cepat dengan metode antigen untuk mengetahui apakah dirinya tertular COVID-19 atau tidak dari Ruli. Hal itu disebabkan, Ruli sekitar empat hari lalu berkunjung ke rumahnya.

“Cukup lama di rumah saya, sempat ngobrol dan makan. Makanya, saya mau rapid test antigen sebelum disuntik vaksin pagi ini,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kepri Tengku Said Arif Fadillah berharap seluruh pasien COVID-19 di wilayah itu, termasuk pejabat Eselon II Pemkot Tanjungpinang yang terkonfirmasi COVID-19 segera sembuh.

“Saya berharap upaya pencegahan penularan COVID-19 terus dilakukan secara konsisten dengan menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

Saat ini, Tanjungpinang ditetapkan sebagai zona oranye. Jumlah total pasien COVID-19 di Tanjungpinang sebanyak 1240 orang. Sebanyak 1152 orang pasien ditanyakan sudah sembuh.

Sementara pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 sebanyak 24 orang.

“Kasus aktif di Tanjungpinang mencapai 64 orang,” katanya.

(ANT/ANG)

Editor : Aji Anugraha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *