Korban Pompong Terbalik Ditemukan SAR Meninggal Dunia

Dana (18) korban pompong terbalik di perairan Sekupang, Batam saat disemayamkan di rumah duka, Belakang Padang, Batam. (Foto - Humas BASARNAS)
Dana (18) korban pompong terbalik di perairan Sekupang, Batam saat disemayamkan di rumah duka, Belakang Padang, Batam. (Foto – Humas BASARNAS)

PIJARKEPRI.COM – Kepala BASARNAS Tanjungpinang Mu’min mengabarkan Tim Gabungan SAR pencarian satu korban kapal kayu terbalik di perairan Sekupang, Batam, Kepri ditemukan meninggal dunia.

Tim Rescue Pos SAR Batam bersama Tim SAR Gabungan menerima laporan dari masyarakat/pihak keluarga bahwa korban telah di temukan +- 400 M dari LKK dalam keadaan MD (Meninggal Dunia).

Jenazah Dana dibawa ke rumah duka di Belakang Padang, Batam, Kepri.

“Selanjutnya korban langsung di evakusi menuju rumah duka untuk proses pemakaman,” tulis Humas BASARNAS Tanjungpinang, Selasa (20/10/2020).

Berita Terkait : Kapal Kayu Terbalik di Perairan Sekupang – Satu Orang Dalam Pencarian

Sebelumnya, dikabarkan Kantor BASARNAS Tanjungpinang tengah menggelar penyelamatan sebuah kapal kayu (Pompong) berawakan dua orang terbalik di perairan Sekupang, Batam, Kepulauan Riau.

Kepala Kantor BASARNAS Tanjungpinang Mu’min, Selasa (20/10/2020), menjelaskan dua orang awak kapal kayu tersebut dua orang laki-laki dengan identitas Abib (18) dan Dana (18). Abib ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan Dana masih dalam pencarian.

Keduanya merupakan penduduk asal Belakang Padang, Batam. Hari ini, Selasa, (20/10/2020), tim SAR gabungan memasuki hari ke 2 pencarian satu korban.

“Tim Rescue Pos SAR Batam bersama Tim SAR Gabungan melaksanakan Brifieng untuk pencarian H.2 dengan total luas area pencarian 0.68 NM yang dibagi menjadi 2 (dua) SRU,” tulis Humas BASARNAS Tanjungpinang.

Dalam pencarian itu, Tim Rescue Pos SAR Batam bersama Polair Polda Kepri, Bakamla Batam, Lanal Batam melaksanakan pencarian dengan menyisir sekitar lokasi kecelakaan, selanjutnya ke arah Barat Laut menggunakan Alut yang dimiliki Potensi SAR masing-masing.

Sedangkan tim lainnya, yakni Polair Polresta Barelang Batam dan Masyarakat/Pihak keluarga melaksanakan Pencarian dengan penyisiran bibir pantai menggunakan kapal kayu (pompong) serta jalur tepian bibir pantai. (ANG)

Editor : Aji Anugraha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *