Lingga  

Cegah Penyebaran Covid-19 Lurah Sungai Lumpur Gelar Rakor

Rakor Lurah Sungai Lumpur bersama RW di Kantor Lurah Sungai Lumpur.
Rakor Lurah Sungai Lumpur bersama RW di Kantor Lurah Sungai Lumpur.

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Lurah Sungai Lumpur mengadakan Rapat koordinasi (Rakor) bersama Rukun Warga (RW) terkait penerapan sanksi dan denda oleh Pemkab Lingga, bagi masyarakat atau pelaku usaha yang melanggar protokol kesehatan di Negeri Bunda Tanah Melayu.

Sanksi dan denda tersebut sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 95 tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Rakor yang dilaksanakan di Kantor Lurah Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

Lurah Sungai Lumpur, Ahmad Bayhaki mengatakan, rakor yang digelar bersama RW ini dalam rangka sosialisasi Perbup Nomor 95 tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

“Jadi rapat yang kita adakan ini, sesuai dengan arahan Camat Singkep untuk mengadakan sosialisasi bersama RW, agar para RW dapat menyampaikan kepada RT, yang diteruskan menyampaikan kepada warga, ini merupakan langkah awal kita,” kata Lurah Sungai Lumpur saat rapat bersama RW se-Kelurahan Sungai Lumpur, Rabu (16/9/2020) sore, kemarin.

Kita juga, jelas Lurah yang akrab dengan sapaan pak Bay ini, akan membuat sepanduk yang akan kita pasangkan di simpang-simpang jalan dan selebaran yang akan kita tempelkan ditempat- tempat tertentu, kemudia membagi masker kepada masyarakat.

Selain itu, lanjut pak Bay, kita juga menghimbau masyarakat Masjid dan Surau yang ada diwilayah kita, mempertegas kembali tentang protokol kesehatan, sebenarnya ini sudah kita tegaskan sebelumnya, namun memasuki New Normal kemarin hal ini sedikit berkurang.

“Jadi kita akan mempertegas kembali, mencuci tangan memakai sabun dengan air yang mengalir atau menggunakan Hand Sanitizer, mengjaga jarak, menghindari kerumunan masa, dan memakai maker jika ada keperluan diluar rumah,” terangnya.

Sesuai dengan Perbup ini, kata pak Bay lagi, kita tidak boleh mengumpukan masa atau membuat keramaian diatas 30 orang, untuk itu, rakor yang dilaksanakan hari ini, kita tidak mengajak para RT hanya RW saja, karena jika dikumpulkan RT/RW seluruhnya berjumlah lebih dari 30 orang.

Oleh karena itu, tambah Bayhaki, kita juga mengharapkan bantuan dari RT/RW menyebar luaskan ke masyarakat, apabila akan membuat kegiatan keramaian agar membuat laporan ke Satgas Covid-19, apabila Satgas Covid-19 mengarahkan ke pihak Kepolisian dan ada izin dari Kepolisian silahkan membuat kegiatannya.

“Kepada masyarakat yang akan melakukan pengurusan di Kantor Lurah, kita tegaskan untuk menggunakan masker, karena jika tidak memakai masker tidak kita layani atau kita suruh pulang, juga mencuci tangan ditempat yang telah disediakan dan menjaga jarak, ketika berada di Kantor Lurah,” imhuhnya. (Aci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *