Alias Wello Paparkan Potensi Investasi Apa Saja di Lingga

 

Bupati Lingga Alias Wello saat menjelaskan beragam peluang investasi pada para investor yang akan berinvestasi di Lingga, di Gedung Daerah Dabo Singkep. (Foto: humas Lingga)

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Bupati Lingga, Alislas Wello memaparkan sejumlah potensi investasi apa saja yang bisa digarap para investor di kabupaten bergelar, Bunda Tanah Melayu itu.

Alias Wello memaparkan mengenai kondisi geografis dan gambaran umum mengenai potensi daerah sejak kunjungan para investor belum lama ini, di Lingga.

Pada kesempatan tersebut, Alias Wello menjelaskan sejumlah rencana investasi Pemkab Lingga pada tahun 2019. Sejumlah potensi perindustrian, pariwisata dan pertambangan di Lingga dipaparkan melalui lokasi-lokasi pada peta yang tertera melalui slide show.

Ia menjelaskan, Kabupaten Lingga memiliki 604 buah pulau besar dan kecil. 98 pulau diantaranya sudah berpenghuni.

Potensi perikanan, pertanian, pertambang dan pariwisata siap untuk digarap dan dikembangkan dari sekian banyak pulau tersebut, mulai dari potensi pertanian hortikultura, pasir kuarsa dan silika, air terjun, hingga potensi wisata alam dan bahari.

“Di pulau Singkep, kita memiliki sumber air panas yang jarang dimiliki daerah lain, dan banyak turis-turis dari luar yang sering berkunjung kesana. Ini sangat berpotensi untuk dikembangkan,” ujar Bupati Lingga.

Alias Wello mengatakan, saat ini beberapa pembangunan investasi daerah yang direncanakan akan berjalan yakni, pembangunan tambak garam di pulau Sebangka, pembangunan industri manufaktur di Tanjung Sebayur, industri pengelolaan komoditi kelapa di Marok Kecil, budidaya ikan dan udang air payau, industri pengelolaan hasil perikanan, serta investasi di bidang pertambangan.

Ia menjelaskan, saat ini Pemkab Lingga juga telah menggandeng Jambi dalam kerjasama di bidang pengolahan komoditi kelapa di sentra IKM kelapa Desa Marok Kecil, dan dalam hal ini, mereka sanggup mendatangkan kelapa hingga 300 ribu butir per hari.

Tidak sampai disitu, Bupati Lingga juga menjabarkan sejumlah investasi lain yang telah dan akan berjalan di Kabupaten dalam waktu dekat.

Dia menginformasikan bahwa pada 20 November mendatang, akan dimulai peletakan batu pertama investasi yang mencapai angka 1,2 Triliun, dengan saham kepada BUMD sebesar 8 hingga 10 persen.

“InsyaAllah, bulan Januari akan kita mulai konstruksi tambak serta industri pengolahan pakan ikan,” ungkapnya.

“Selain perikanan, kami juga membuka diri untuk investasi di bidang pertanian. Belum lama ini ada salah satu konsorsium dari China yang saat ini telah mengajukan percontohan sebesar 500 hektar untuk penanaman jagung,” pungkasnya.

Setelah pemaparan tersebut tampaknya para investor sangat tertarik dengan industri kuarsa dan silika serta pertanian jagung.

“Nanti kami akan bawa teknologinya, dan kami akan memasok listrik sendiri, selebihnya akan disalurkan ke masyarakat” ujar Irwan menjemahkan perkataan Mr.Chang pengusaha pertambangan asal China.

Bupati Lingga menyambut baik pernyataan tersebut dan berharap para investor akan segera menanamkan modal di Kabupaten Lingga.

Dalam acara yang dilaksanakan di Gedung Daerah Dabo Singkep tersebut, presentasi disampaikan langsung oleh Bupati Lingga Alias Wello, yang didampingi oleh Asisten Ekonomi Kebangsaan, serta dari OPD terkait.

Selain itu, tampak pula hadir bersama Bupati Lingga, Direktur BUMD Kabupaten Lingga, serta Tenaga Ahli Bidang Promosi dan Investasi Daerah. (ACI)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top