Ketua DPD Nasdem Tanjungpinang Dilaporkan ke Polisi

Empat lembaga masyarakat di Tanjungpinang saat melaporkan Ketua DPD Nasdem Tanjungpinang Bobby Jayanto ke Polres Tanjungpinang terkait dugaan pelanggaran pengahapusan diskriminasi ras dan etnis (Rasis,red), Selasa 11/6. (Foto: ist)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Tanjungpinang Bobby Jayanto dilaporkan empat lembaga masyarakat ke Polres Tanjungpinang terkait dugaan pelanggaran pengahapusan diskriminasi ras dan etnis.

Bobby Jayanto dilaporkan RME Mansyur Razak, satu dari empat lembaga masyarakat ke Polres Tanjungpinang, Selasa 11 Juni 2019 sekira pukul 13.00 WIB lantaran dianggap melontarkan perkataan rasis melalui sebuah pidato.

Perkataan diduga rasis itu disampaikan Bobby Jayanto dalam sebuah rekaman video yang ditemukan RME Mansur Razak di media sosial. Video tersebut berisi pidato Bobby di suatu acara kebudayaan etnis Tionghoa, di Jalan Pelantar II, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang, Sabtu 8 Juni 2019.

Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Alie membenarkan telah menerima laporan tersebut dan tengah memproses pelaporan tersebut.

“Laporan sudah kami terima, memasuki proses lidik, kami akan menyiapkan administrasi penyelidikan, dan kami sudah meminta keterangan satu orang atas nama RME Mansyur Razak selaku pelapor,” kata AKP Efendri Alie, di Tanjungpinang.

Berdasarkan laporan tersebut Satreskrim Polres Tanjungpinang juga  akan melakukan pemanggilan, pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain, yang berkaitan dengan pristiwa itu.

Menurutnya, berdasarkan pemeriksaan keterangan pelapor, dan saksi-saksi, dugaan penyampaian kalimat rasis oleh Bobby Jayanto tersebut ketika diminta untuk naik panggung dan memberikan kata sambutan, sehingga terjadilah pristiwa yang menurut sementara dugaan menggunakan bahasa rasis.

“Tentunya, untuk menelaah kasus ini, kami akan menggunakan ahli bahasa dalam menilai bahasa yang disampaikan terlapor, sehingga kita tidak salah terjemahkan. Selain itu panitia dari acara tersebut juga akan kita panggil nanti sebagai saksi,” ungkapnya.

Satreskrim Polres Tanjungpinang juga  menerima sejumlah bukti pelaporan berupa foto, rekaman kata sambuatan  Bobby Jayanto dalam bahasa tradisional Tionghoa berbentuk rekaman dalam bentuk CD.

“Ini akan kami urai kata demi kata, dan apakah sesuai dengan pristiwa yang dilaporkan tentang perbuatan rasis,” ungkapnya.

Terpisah, Bobby Jayanto saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan terkait pelaporan dugaan pelanggaran pengahapusan diskriminasi ras dan etnis tersebut yang melibatkan dirinya.

Dikonfirmasi mengenai kebenaran isi dan video tersebut apakah benar adalah dia, Bobby Jayanto belum menjawab secara resmi konfirmasi media ini.

“Hrp sabar sy sdg menulis utk Klarifikasi selesai akan sy krm ke anda,” tulis Bobby dalam pesan singkat WhatsApp. (ang)

Editor : Al Asari

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top