Bupati Lingga Lantik 165 Pejabat Eselon IV di Lapangan Bola

Bupati Lingga saat melantik 165 pejabat eselon IV di lapangan bola Yusuf Kahar, Kecamatan Senayang, Lingga. (Foto: Hum/pijarkepri.com)

Bupati Lingga saat melantik 165 pejabat eselon IV di lapangan bola Yusuf Kahar, Kecamatan Senayang, Lingga. (Foto: Hum/pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Bupati Lingga Alias Wello yang kerap di sapa Awe melantik 165 pejabat eselon IV dilingkungan pemerintah Kabupaten Lingga, Selasa (17/4/2018)

Ada yang menarik dari pelantikan pejabat di Lingga kali ini. Awe melantik 165 pejabat berstatus pengawas ini di lapangan sepak bola Yusuf Kahar, Kecamatan Senayang, Lingga, disaksikan masyarakat setempat.

Awe memilih lapangan sepak bola Pulau Senayang sebagai lokasi pelantikan dengan alasan sebagai prinsip berkeadilan dan rasa keserdahanaan dihadapan masyarakat.

Awe dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang sangat mendalam karena sejumlah pejabat yang diundang, terkhusus pejabat pengawas yang dilantik dapat hadir bersama-sama di Kelurahan Senayang.

Keinginan melantik ratusan pejabatnya di Kelurahan Senayang ini sebagai bentuk keadilan, karena pada pelantikan-pelantikan sebelumnya dilakukan di pulau Lingga, dan pulau Singkep.

Ia berharap, ditempat dan suasana pelantikan yang baru ini, dapat memberikan motivasi baru karena telah mengemban tugas yang baru bagi pegawai yang dilantik.

Menurutnya acara yang dulunya kerap dilakukan diruangan ber-AC, dengan dilaksanakan di ruangan terbuka akan lebih sederhana dan masyarakat dapat hadir ditengah-tengah masyarakat Kelurahan Senayang.

“Sungguh bahagia saya dapat hadir, syukurlah saya dapat datang dari mulai acara sehingga undangan tidak menunggu. dari gladi sampai proses acara pelantikan selesai, dan bagi masyarakat dapat melihat dari dekat bagaimana pelantikan ini bukan suatu yang istimewa,” ujarnya.

Awe mengungkapkan dengan disaksikan masyarkat, para pegawai yang baru saja dilantik dapat lebih dekat dengan masyarakat, tidak dibatasi antara ruang dan waktu.

Ia menjelaskan, Senayang yang dulunya terkesan jauh tertinggal kini mulai dibangkitkan dari segala lini. Sebagai pintu gerbang Kabupaten Lingga, Kecamatan Senayang diperhatikan lebih ekstra dari segala bentuk ketertinggalan.

“Saya ingin menyampaikan pesan, inilah masyarakat melihat dari kesederhanaan kita, tapi berkerja harus maksimal,” terangnya.

Ia mengutarakan, saat ini Kabupaten Lingga sudah berada pada fase peningkatkan ekonomi. Ia mengharapkan, kepada pejabat yang baru saja dilantik harus berkerja, berjuang bersama membangun kebijakan yang diarahkan pemerintah dengan pemantapan kedisiplinan, lebih aktif, solutif, kreatif.

Menurutnya, hal itu upaya untuk percepatan pembangunan agar dapat diterima cepat oleh masyarakat luas.

Untuk pegawai, lanjutnya, juga ditekankan tidak membawa urusan luar ke dalam urusan dinas dan urusan dinas ke luar. Ia menekankan agar loyalitas dan integritas sedari dini ditanamkan dalam bekerja, agar menjadi benteng abdi negara dan daerah.

“Hari ini bukan hari terakhir, kinerja saudara menjadi tolak ukur, akan dihitung akan dinilai dan menjadi evaluasi minimal 100 hari kerja. minimal dapat mengikuti derap langkah dari Pemerintah daerah yang diamanahkan. Jika hanya biasa saja lebih baik mundur diri,” katanya tegas. (ACI)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top