Sepekan Basarnas Evakuasi Dua Jasad di Perairan Bintan

BNPP Kelas A Tanjungpinang saat mengevakuasi datu jasad diperairan Lagoi, Bintan. Diduga, jasad tersebut merupakan satu dari dua warga negara Malaysia korban kecelakaan laut di perairan Internasional belum lama ini. (Foto: istemewa/BNPP)

BNPP Kelas A Tanjungpinang saat mengevakuasi datu jasad diperairan Lagoi, Bintan. Diduga, jasad tersebut merupakan satu dari dua warga negara Malaysia korban kecelakaan laut di perairan Internasional belum lama ini. (Foto: istemewa/BNPP)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Tanjungpinang kembali mengevakuasi satu jasad pria tanpa identitas di perairan Kabupaten Bintan.

Tim SAR tengah mencari dua warga negara Malaysia yang dikabarkan tenggelam dalam kecelakaan perahu kayu, di perairan Internasional antara Bintan-Malaysia.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Tanjungpinang, Eko Suprianto, di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan informasi tenggelamya perahu diperbatasan Malaysia-Pulau Bintan, Indonesia itu, berdasarkan laporan yang diterima Basarnas Comen Centre (BCC) dari SAR Malaysia.

Pihak Malaysia menginformasikan telah terjadi kecelakaan pelayaran 1 unit perahu kayu terbalik diposisi perairan Internasional dengan kordinat 01 19.25 N – 104 24.967 E lebih kurang 10,3 NM dari Tanjung Berakit, Pulau Bintan. Basarnas diminta untuk ikut melakukan pencarian.

“Kami sedang mencari 2 WN kebangsaan Malaysia yang hilang dari perahu kayu terbalik, dengan identitas, Tan Soon Heng, 25 tahun Malaysia, Chan Chon Kuok alias Jonathan Clifford, 51 tahun Malaysia,” katanya, sebagaimana dilansir dari antarakepri.com

Selasa, 12 Desember 2017, Basarnas mendapt informasi dari penduduk desa ditemukan sesosok mayat di bibir pantai, Desa Pengudang, Bintan.

“Berdasarkan informasi tang diterima dari MRCC Johor Bahru (Encik Endru) perihal konfirmasi terhadap korban yang ditemukan tersebut, benar korban kapal tenggelam di perairan Batu Putih. Pengakuan dari Abang Korban Chang Chong Kuok, alias Jonathan Cliford,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Tanjungpinang, Eko Suprianto sebagaimana dikutip antarakepri.com

Basarnas mengevakuasi jenazah Jonathan Cliford ke RSUD Provinisi Kepri. Basarnas masih melakukan pencarian terhadap satu korban kapal kayu tersebut.

Senin, 13 Desember 2017, Basarnas kembali menemukan mayat tanpa identitas di perairan Lagoi, Bintan.

Kantor Berita Antara Kepulauan Riau menginformasikan, mayat pria yang ditemukan Basarnas dengan ciri-ciri mengenakan celana pendek hitam, memakai kalong emas leontin geok, baju biru les hitam bertuliskan fising.

Mayat tersebut ditemukan pada kordinat 01 12 49708 N – 104 20 01751 E. Ditemukan pd tw 1213 09.45 G diperairan BBT Lagoi, Kabupaten Bintan, sekira pukul 09.45 WIB.

“Korban telah dievakuasi oleh Posal Lagoi dan dibawak ke Pelabuhan BTT. Setelah menerima info tersebut, RB 209 Tanjungpinang yang posisinya berada diatas perairan Lagoi bergerak ke Pelabuhan BBT untuk penjemputan korban,” ujarnya.

Ia menginformasikan, saat ini korban tersebut sudah berada di RB 209 Tanjungpinang dan dibawa ke Pelabuhan Punggur untuk diserahkan ke pihak Polda Kepri, dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit Bayangkara Polda kepri.

“Untuk memastikan korban apaka benar korban yang dicari, kami belum dapat kepastian dari pihak Malaysia dan keluarganya. Kami masih menunggu. Info dari RCC Johor baru bahwa korban kemungkinan besar benar, pihak keluarganya akan ke Batam untuk memastikan kebenaran korban tersebut,” ujarnya.

Penulis : ANG
Sumber: Antara

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top